Kunjungi Serbuan Vaksin untuk Warga NU, Ini Kata Panglima TNI

·Bacaan 3 menit

VIVA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo hari ini bertemu dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH.Said Agiel Siradj dan Sekjen PBNU Helmy Faisal Zaini ketika meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi yang dilakukan oleh Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta di Yayasan Pendidikan Islam Al-Mahbubiyah, Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PBNU Said Agiel Siradj menjelaskan, sejak kemarin PWNU DKI Jakarta telah melakukan vaksinasi untuk masyarakat DKI Jakarta di sejumlah wilayah. Pelaksanaan vaksinasi itu, lanjut Said Agiel, dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam rangka memutus penularan COVID-19 di Ibukota DKI Jakarta.

Ketum PBNU juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh TNI, Polri, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atas pelaksanaan serbuan vaksinasi yang diperuntukkan bagi masyarakat DKI Jakarta, khususnya bagi warga Nahdiyyin yang tinggal di seluruh wilayah Jakarta.

"Program vaksinasi ini terlaksana atas kerjasama antara PWNU DKI dengan TNI-Polri dan BNPB berjalan dengan baik sejak kemarin. Insya Allah hari ini 750 orang dan kemarin 500 orang. Pelaksanan vaksin akan terus berlanjut di seluruh Indonesia, tidak lama lagi Insya Allah sebelum tanggal 20 Juli kita rencanakan lebih banyak lagi jumlahnya,” kata Ketua Umum PBNU KH.Said Agiel Siradj, Rabu, 7 Juli 2021.

“Kita kerja Lillahita’ala, sebagai Ormas keagamaan dan kemasyarakatan bekerja tanpa pamrih, betul-betul pengabdian bagi bangsa dan negara. Terutama bekerjasama dengan pihak-pihak terkait dan bertanggungjawab kepedulian bersama,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengapresiasi apa yang dilakukan oleh organisasi kemasyarakatan NU dalam membantu pemerintah mensukseskan program vaksinasi nasional tersebut.

Panglima TNI pun menegaskan, pihaknya akan siap mengerahkan Tenaga Kesehatan (Nakes) untuk mendukung pelaksanaan serbuan vaksinasi yang akan dilakukan oleh Ormas NU di mana pun dan kapan pun jika dibutuhkan.

"TNI siap untuk mendukung Tenaga Kesehatan (Nakes) dimanapun berada yang dilaksanakan oleh kita semua dalam rangka mensukseskan Program Vaksinasi Nasional. Terima kasih kepada Pak Kyai atas peran sertanya dan kedepan akan lebih banyak lagi dalam capaian target pelaksanaan vaksinasi oleh Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU)," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Panglima TNI juga menyampaikan, Progpam pemerintah yaitu serbuan vaksinasi secara nasional itu telah terlaksana hingga ke seluruh Indonesia. Dan hingga saat ini, lanjut Panglima, program tersebut terus berjalan setiap hari secara serentak, khususnya di DKI Jakarta.

“Pak Kyai saya laporkan Insya Allah sudah 50 persen dari target yang kita vaksin warga DKI Jakarta,” ujarnya.

Panglima menambahkan, TNI-Polri telah menurunkan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang dibantu oleh Dinas Kesehatan, BKKBN, Ormas dan sukarelawan untuk mencapai target Herd Immunity. “Apabila target vaksinasi sebanyak 165.000 orang sehari khusus DKI Jakarta, Insya Allah awal Agustus, Jakarta sudah masuk Herd Immunity,” kata Panglima TNI.

Untuk diketahui, Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta sejak kemarin telah menggencarkan serbuan vaksinasi untuk masyarakat DKI Jakarta. Kemarin, pelaksanaan vaksinasi dilakukan oleh Pengurus Cabang (PC) Nahdatul Ulama wilayah Jakarta Utara. Hari ini, serbuan vaksinasi dilakukan di dua titik berbeda yang diselenggarakan oleh PC NU Jakarta Timur dan PC NU Jakarta Selatan. Besok, Kamis, 8 Juli 2021, rencananya serbuan vaksinasi juga masih akan digelar secara serentak di dua titik lokasi berbeda, yaitu PC NU Jakarta Pusat akan melaksanakan serbuan vaksinasi di Blok F Pasar Tanah Abang, dan PC NU Jakarta Barat akan melaksanakan vaksinasi di Mesjid Raya KH. Hasyim Asy’ari, Jakarta Barat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel