Kuota BBM Subsidi 2012, Disepakati Jadi 40 Juta KL

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah dan Badan Anggaran DPR akhirnya menyepakati alokasi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) pada tahun 2012 sebesar 40 juta kilo liter.  

“Kami sepakat untuk jumlah alokasi subsidi BBM sebesar 40 juta KL,” ucap Menteri Keuangan Agus Martowardojo yang juga diikuti Menteri ESDM, Darwin Zahedy Saleh dalam rapat dengan Banggar DPR, Selasa (11/10).

Menkeu menjelaskan pemerintah mengambil porsi cadangan risiko fiskal sebesar 2,5 Juta KL dari kuota subsidi BBM jenis premium. Cadangan tersebut untuk berjaga-jaga jika kuota bahan bakar membengkak pada tahun depan.

Dengan demikian, rincian volume konsumsi BBM bersubsidi akan terdiri dari premium sebesar 21,9 juta KL, serta minyak tanah dan solar sebesar 15,6 juta KL.

Sementara menganai pengaturan BBM subsidi dirinya secara khusus meminta agar pembatasan BBM subsidi segera diterapkan demi menghindari terjadinya pembengkakan kuota. "Pembatasan BBM subsidi paling tidak harus dilakukan di 2012," tukas dia.

Volume konsumsi BBM bersubsidi untuk tahun 2012 diperkirakan akan mencapai 43,7 juta KL, yang terdiri dari premium (28,1 juta KL) serta minyak tanah dan solar (15,6 juta KL).

Asumsi ini mengacu pada rata-rata pertumbuhan konsumsi premium sekitar 8% selama 5 tahun terakhir. Namun jika tidak ada upaya pengaturan konsumsi BBM subsidi. [hid]

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...