Kuota mudik gratis Dishub DKI terisi lebih 66 persen

·Bacaan 1 menit

Kuota program mudik gratis yang diadakan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta telah terisi lebih dari 66 persen yang diikuti oleh para pemudik dari seluruh wilayah DKI Jakarta.

Menurut siaran pers Dinas Perhubungan Pemprov DKI, angka tersebut menunjukkan antusiasme warga DKI Jakarta dalam mengikuti program mudik gratis sejak pendaftaran dibuka mulai 15 April lalu.

"Saya berharap warga DKI Jakarta dapat merasa nyaman dan terbantu dengan program ini untuk bersilaturahmi dengan keluarga tercinta di kampung halaman yang sudah tertunda selama kurang lebih dua tahun belakangan ini dan tetap dalam kondisi yang sehat," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo melalui keterangan resmi, dikutip Kamis.

Baca juga: Kemenhub gelar mudik gratis dengan kapal laut

Program mudik gratis tahun ini disebut mengalami peningkatan di berbagai aspek, termasuk jumlah Kota/Kabupaten yang menjadi tujuan bertambah menjadi 17 Kota/Kabupaten. Sebelumnya pada 2019, hanya terdapat 10 Kota/Kabupaten tujuan.

Adapun 17 Kota/Kabupaten yang akan dilalui rute mudik gratis meliputi Palembang, Lampung, Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Cilacap, Purwokerto, Solo, Wonosobo, Yogyakarta, Sragen, Wonogiri, Madiun, Kediri, Jombang, dan Malang.

Selain itu, jumlah bus dan truk juga mengalami penambahan pada tahun ini. Jika dibandingkan pada 2019, hanya terdapat 307 bus dan truk yang berpartisipasi dalam program mudik gratis. Sementara tahun 2022 bertambah menjadi 492 bus dan 31 truk. Peningkatan jumlah armada disebut berpengaruh terhadap kenaikan jumlah petugas.

Pada tahun ini, diperkirakan hingga 20.000 pemudik akan mengikuti program mudik gratis Dishub DKI Jakarta. Sebelumnya pada 2019, pemudik yang berpartisipasi berjumlah 16.578 orang.

Baca juga: Bersiap mudik gratis

Baca juga: Tiket mudik gratis DKI tersisa 4.573 kursi

Baca juga: Anies belum berencana tambah tiket mudik gratis

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel