Kuota Wisata Gunung Bromo Penuh Saat Libur Panjang Cuti Bersama

Donny Adhiyasa, Lucky Aditya (Malang)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Libur pada cuti panjang saat ini dimanfaatkan masyarakat dengan liburan ke sejumlah destinasi wisata. Salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia adalah Gunung Bromo, di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Jawa Timur.

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas pada Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Sarif Hidayat mengungkapkan tiket wisata sudah habis sejak cut panjang hari pertama 28 Oktober 2020 hingga Sabtu, 31 Oktober 2020.

Tiket habis selain karena jumlah wisatawan yang meningkat. Kuota di Gunung Bromo bagi wisatawan juga dibatasi karena masih dalam kondisi pandemi COVID-19.

Balai Besar TNBTS selaku otoritas pariwisata membatasi jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 40 persen dari total kunjungan harian pada situasi normal.

"Kuota sudah penuh, full booking sampai 31 Oktober 2020. Sudah dipesan sejak awal liburan panjang. Kesepakatan bersama jumlah kunjungan memang dibatasi. Hanya 40 persen (1.265 orang) dari total kapasitas," kata Sarif.

Sarif mengatakan, dalam situasi libur panjang ini, hari yang masih menyisahkan kuota bagi wisatawan adalah Minggu, 1 November 2020.

Pada saat itu merupakan hari terakhir cuti bersama sebelum kembali bekerja. Pembelian tiket hanya dilayani via online melalui situs resmi Balai Besar TNBTS.

"Masih ada sisa slot kurang lebih sebanyak 265 orang pada Minggu, 1 November 2020. Untuk menghindari kerumunan kami juga memberlakukan pembatasan kuota di titik-titik spot wisata. Seperti di site Penanjakan 250 orang, Site Bukit Kedaluh 129 orang, Site Bukit Cinta 42 orang, Site Mentigen 150 orang dan Site Savana Teletubies sebanyak 694 orang," ujar Sarif.

Sementara itu, Gunung Bromo dibuka kembali pada Jumat, 28 Agustus 2020 lalu setelah mendapat persetujuan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, untuk membuka Bromo secara bertahap. Selain itu, untuk meminimalisir kontak fisik, pembelian tiket dilakukan secara online atau booking online.

Tarifnya masih sama yakni Rp29 ribu untuk wisatawan domestik pada hari kerja dan Rp34 ribu di momen hari libur. Sedangkan wisatawan mancanegara tarifnya Rp220 ribu di hari biasa dan Rp320 ribu di momen hari libur. Wisatawan tidak perlu rapid test, hanya cukup membawa surat keterangan bebas ISPA dari puskesmas.