Kurang 130 MW, Bauran EBT disebut telah capai 270 MW pada 2021

·Bacaan 2 menit

Direktur Mega Proyek PT PLN Wiluyo Kusdwiharto mengatakan telah dibangun tenaga bangkit (penambahan kapasitas) energi baru terbarukan (EBT) berdaya 270 megawatt (MW) untuk mencapai target 400 MW di tingkat nasional pada tahun ini.

“Sisanya (130 MW), tahun ini kita percepat,” katanya dalam kunjungan kerja bersama Komisi VII DPR RI ke Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso miliki PT Poso Energy, Poso, Sulawesi Tengah, Jumat.

Pada 2021, pemerintah menargetkan kapasitas pembangkit EBT sebesar 12 gigawatt (GW) atau meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 10,5 GW. Target 400 MW di tahun ini bertujuan untuk mengejar target 12 GW tersebut.

Dalam Peraturan Presiden Nomor 22 tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), pemerintah menargetkan bauran EBT mencapai 23 persen atau 45,2 GW pada 2025.

Namun, hingga menjelang akhir tahun ini, Wiluyo menyatakan bauran EBT baru mencapai 14 persen.

Karena itu, dikatakan ada beberapa langkah yang dilakukan pihaknya untuk mencapai angka 23 persen itu.

Antara lain ialah melakukan program co-firing yaitu mengganti batu bara dengan biomassa, dan melakukan program mengganti atau menghybridkan diesel dengan pembangkit-pembangkit EBT.

Selain itu, dia juga menerangkan tentang pembangunan transmisi Trans-Sulawesi yang disebut sangat dibutuhkan pembangkit-pembangkit yang harus masuk seperti PLTA Poso.

“Jadi untuk melakukan evakuasi daya (listrik) dari Poso ke pembangkit-pembangkit lain diperlukan pembangunan transmisi, terutama transmisi Trans-Sulawesi dari Makassar ke Manado,” katanya.

Direktur Utama Poso Energy Ahmad Kalla menyampaikan total daya PLTA Poso I dan II sebesar 515 MW dan hingga sekarang sudah selesai 415 MW.

Distribusi litrik tersebut menyebar ke Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. Dia menargetkan seluruh Sulawesi dapat menikmati PLTA Poso.

PLTA Poso memiliki dua pembangkit. Pertama, PLTA Exiting dengan kapasitas 195 Mega Watt (MW) dan PLTA Extension Stage-1 kapasitas 120 MW.

Adapun yang kedua ialah PLTA Extension Stage-2 dengan kapasitas 200 MW juga akan rampung pada Desember 2021.

Baca juga: DPR-RI menilai PLTA Poso bantu ketahanan energi Nasional

Baca juga: DPR: RUU EBT ditargetkan selesai akhir 2021

Baca juga: Ketua Komisi VII DPR sebut EBT harus jadi penyangga energi nasional


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel