Kuras Harta Demi Pengobatan Buah Hati, Denada Bersyukur atas Kondisi Buah Hati Sekarang

Fimela.com, Jakarta Anak semata wayang Denada, Aisha didiagnosa menderita leukimia sejak tahun 2018. Ia pun kemudian menjalani perawatan di salah satu rumah sakit terkenal di Singapura. Demi kesembuhan anaknya, Denada pun rela menjual aset dan menghabiskan hartanya.

Namun, kini Denada bisa bernapas lega. Ia yang sudah berjuang dengan keringat dan air mata, telah mendapati anaknya menuju perkembangan yang lebih baik. Denada mengaku senang karena kondisi sang anak, Aisha sudah mulai membaik setelah menjalani perawatan untuk leukimia.

"Alhamdulillah baik," kata Denada dikutip dari tayangan Pagi-Pagi Ambyar Trans TV, belum lama ini.

BACA JUGA

6 Potret Terbaru Perkembangan Aisha Aurum, Anak Denada yang Hampir 4 Tahun ...

Lewat Dongeng Jadi Cara Denada Jelaskan Perceraian ke Anak

Denada Ajak Kamu Menemukan Beragam Pengalaman Berlibur yang Baru di Singapu...

Sudah Sekolah

<p>Denada dan anaknya (Instagram)</p>

Denada dan anaknya (Instagram)

Pemilik nama lengkap Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan itu menambahkan jika putrinya tersebut sudah mulai melakukan aktivitas biasa, seperti sekolah. Hal ini karena kondisinya yang sudah mulai membaik seiring berjalannya waktu.

"Kondisinya Alhamdulillah dia baik. Alhamdulillah juga udah mulai sekolah," ucap Denada

Ia mengatakan bahwa dokter yang menangani telah memberikan ijin untuk bersekolah semenjak Agustus silam. "Bulan Agustus lalu udah boleh sekolah tuh sama dokternya." imbuhnya.

Bahagia

<p>Denada dan anaknya (Instagram)</p>

Denada dan anaknya (Instagram)

Tak bisa ditutupi, bahwa kebahagiaan memang tercermin dari raut wajah Denada. Ia merasa bersyukur ketika sang anak akhirnya kembali bersosialisasi dengan teman-temannya, kembali bersekolah, karena itu adalah impian anaknya sejak dulu.

"Alhamdulillah baik. Sekarang lagi menikmati bersosialisasi punya teman. Kegiatan ngerasain playdate sama teman-temannya," ujar Denada.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel