Kurator: Basoeki Abdullah seperti mata air bagi perupa muda

Kurator Mikke Susanto menyebut Maestro Pelukis Indonesia Basoeki Abdullah memiliki sosok seperti mata air yang dapat mendorong dan menginspirasi para pelukis dan perupa muda untuk terus berkarya mengikuti perkembangan zaman.

“Pak Basoeki itu menyediakan banyak wacana dalam karya intelektualnya yang berupa lukisan. Bisa kita katakan dia seperti mata air bagi banyak pelukis hari ini atau banyak pemikir hari ini,” kata Mikke saat ditemui ANTARA usai acara Basoeki Abdullah Art Award 2022 di Jakarta, Senin.

Mikke yang merupakan kurator lulusan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta itu mengatakan, almarhum Basoeki berhasil "merekam" banyak peristiwa sejarah pembangunan negara melalui lukisan yang dikemas secara rapi dan ringan.

"Setiap goresan lukisan Basoeki tidak hanya mengandung aspek seni, melainkan aspek kebudayaan, sosial sampai dengan politik," katanya.

Baca juga: Kemendikbud harap perupa muda tiru semangat Basoeki Abdullah

Selama hidupnya pun Basoeki dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul dan netral, sehingga dapat berbaur dengan tokoh-tokoh penting negara untuk mengabadikan setiap momen bersejarah Indonesia.

“Pak Basoeki itu diterima oleh semua presiden mulai dari Soekarno sampai terakhir Habibie. Bisa dikatakan dia itu berhasil mengamankan dirinya dalam tanda petik untuk mencatat peristiwa peristiwa yang terjadi di masa dia hidup,” katanya.

Menurut Mikke, setiap jengkal dalam karya lukisan potret Basoeki, mengandung rasa cinta yang besar pada Tanah Air. Meski Basoeki tumbuh dan banyak belajar di sekolah-sekolah yang didirikan oleh Belanda pada masa itu.

"Mengenyam pendidikan di sekolah Belanda, tidak menghalangi Basoeki untuk melukis setiap keindahan-keindahan Indonesia ataupun permasalahan yang lekat dengan kehidupan masyarakat Tanah Air," katanya.

Baca juga: Museum Basoeki Abdullah gelar BAAA 2022 gali pemahaman ideologi pemuda

Mikke berharap setiap lukisan yang dibuat oleh Basoeki Abdullah tidak hanya menginspirasi setiap seniman muda, tetapi juga bisa menuntun mereka untuk mengkomunikasikan “pandangannya” terkait kehidupan masa kini melalui sebuah karya pada masyarakat.

“Karya seni Pak Basoeki bisa turun naik memberikan sesuatu (pandangan) kepada masyarakat. Itu sesuatu yang meskipun sebenarnya dikatakan (peristiwa) ini berat, tapi jadi terlihat ringan. Progres ini tidak gampang,” ujarnya.

Sebagai informasi, Basoeki Abdullah merupakan seorang pelukis asal Indonesia yang menganut aliran realistis dan naturalis. Beliau lahir pada tanggal 27 Januari 1915 dan merupakan seorang lulusan dari Academie Voor Beeldende Kunsten, Sertifikat Royal International of Art (RIA), di Den Haag, Belanda pada tahun 1933.

Baca juga: Kemendikbudristek gelar pameran temporer lukisan Basoeki Abdullah

Selama hidupnya, Basoeki telah banyak melukis banyak tokoh terkenal seperti Proklamator Indonesia Ir. Soekarno dan Presiden kedua RI Jenderal Soeharto. Salah satu karya terkenalnya adalah melukis seluruh kepala negara yang menjadi peserta Gerakan Non-Blok pada tahun 1992.