Kurniawan Dwi Yulianto: Saya Masih Percaya Saddil Ramdani Dilepas Bhayangkara Solo FC

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Sabah - Saga kepindahan Saddil Ramdani ke Sabah FC memasuki babak baru. Winger berusia 22 tahun itu dikabarkan tidak jadi dilepas oleh klubnya, Bhayangkara Solo FC.

Sebelumnya, Kurniawan Dwi Yulianto selaku pelatih Sabah FC mengabarkan bahwa negosiasi timnya dengan Bhayangkara Solo FC telah rampung. Pihaknya tinggal menunggu surat pelepasan untuk Saddil Ramdani.

Sabah FC harus mendatangkan Saddil Ramdani dengan metode peminjaman karena kontraknya bersama Bhayangkara Solo FC itu baru akan habis pada akhir bulan ini. Karena bursa transfer Liga Super Malaysia akan ditutup pada pertengahan Februari 2021, Kurniawan terpaksa menebus sang pemain dengan biaya kompensasi.

"Saya sudah mengetahui kabar tersebut. Saya mencoba berpikir positif dengan Bhayangkara Solo FC dan Saddil Ramdani bahwa mereka akan melepas sang pemain," kata Kurniawan kepada Bola.com, Kamis (4/2/2021).

"Saya komunikasi dengan Saddil Ramdani, dia juga tetap mau bermain untuk Sabah FC. Itu saja dari saya. Untuk saat ini, saya belum mau berkomentar lebih lanjut," tutur pelatih asal Indonesia itu.

Pembicaraan Terakhir dengan Bhayangkara Solo FC

Pemain Bhayangkara FC, Saddil Ramdani, saat diperkenalan sebagai pemain baru di Mess Bhayangkara, Jakarta, Sabtu (8/2). Saddil menjadi rekrutan terakhir Bhayangkara FC.(Bola.com/Yoppy Renato)
Pemain Bhayangkara FC, Saddil Ramdani, saat diperkenalan sebagai pemain baru di Mess Bhayangkara, Jakarta, Sabtu (8/2). Saddil menjadi rekrutan terakhir Bhayangkara FC.(Bola.com/Yoppy Renato)

Kurniawan menjelaskan, dalam komunikasi terakhirnya, Bhayangkara Solo FC telah setuju untuk melepas Saddil Ramdani ke timnya. Karenanya, pelatih berusia 44 tahun itu masih berpegangan teguh terhadap kesepakatan itu.

"Saya masih tetap percaya kalau Bhayangkara Solo FC akan melepas Saddil Ramdani. Sebab, itu pembicaraan terakhir saya dengan mereka," tutur Kurniawan.

Sebelumnya, Kurniawan telah gagal mendapatkan dua pemain asal Indonesia sebelum Saddil Ramdani. Keduanya adalah Kushedya Yudo dan Febri Hariyadi.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini