Jadi Pembalap Peugeot Buah Kerja Keras Vergne

Jamie Klein
·Bacaan 1 menit

Mantan pembalap Formula 1 dan juara Formula E dua kali (2017/18 dan 2018/19), Jean-Eric Vergne, menjadi salah satu dari enam pembalap yang direkrut Peugeot untuk kelas utama Kejuaraan Balap Ketahanan Dunia (WEC).

Akan tetapi, untuk bisa balapan di kategori utama WEC, Vergne harus melalui jalur berliku. Ia sempat tes bersama Toyota untuk kursi di kelas LMP1 pada 2015. Sayangnya, pabrikan Jepang itu menilai Vergne belum mumpuni balapan pada kategori utama.

Mobil Oreca 07 bernomor #26 milik Tim G-Drive Racing yang dikendarai Roman Rusinov, Jean-Eric Vergne, dan Job Van Uitert, saat turun di Le Mans 24 Hours 2018.

Mobil Oreca 07 bernomor #26 milik Tim G-Drive Racing yang dikendarai Roman Rusinov, Jean-Eric Vergne, dan Job Van Uitert, saat turun di Le Mans 24 Hours 2018. <span class="copyright">JEP / Motorsport Images</span>
Mobil Oreca 07 bernomor #26 milik Tim G-Drive Racing yang dikendarai Roman Rusinov, Jean-Eric Vergne, dan Job Van Uitert, saat turun di Le Mans 24 Hours 2018. JEP / Motorsport Images

JEP / Motorsport Images

"Saat saya meninggalkan F1, saya menjalani tes bersama Toyota. Tapi saat itu saya pikir saya belum kuat secara mental, dan saya berada di waktu dan tempat yang salah," ujarnya.

"Jadi akhirnya Toyota tidak merekrut saya. Saya jadi tidak mendapatkan kursi, walaupun masih ada balapan Formula E. Tetapi, bagi saya, balapan di Le Mans selalu menjadi impian saya.

"Itu adalah situasi yang sulit, saya keluar dari F1 dan Toyota tidak menginginkan saya. Saya berada di titik terendah, tapi saya harus tetap tenang agar bisa bangkit.

"Sekarang saya bersama Peugeot, dan saya pikir mereka melihat adanya kesempatan untuk meraih hasil terbaik, bahwa mereka bisa bersaing pada saat kualifikasi.

"Setiap tahun saat balapan di LMP2, saya juga berada di barisan terdepan bersama pembalap-pembalap top. Tahun lalu juga penampilan saya cukup memuaskan.

"Kepercayaan diri saya pun meningkat, dan saya siap menikmati momen-momen balapan di Le Mans dan sirkuit WEC lainnya," Vergne mengakhiri.