Kursi Wali Kota Depok Terancam Kosong, DPRD Surati Kemendagri

Syahrul Ansyari, Zahrul Darmawan (Depok)
·Bacaan 1 menit

VIVA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok telah menyurati Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pengesahan wali kota-wakil wali kota terpilih, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono. Namun sayangnya, hingga kini belum ada tanggapan.

“Kami masih menunggu kepastian terkait jadwal pelantikann baik dari Provinsi Jawa Barat maupun Kemendagri,” kata Wakil Ketua DPRD Depok, Yeti Wulandari, Senin, 15 Februari 2021.

Politisi Gerindra itu mengungkapkan, pihaknya sudah melaksanakan mekanisme sesuai surat dari Komisi Pemilihan Umum Kota Depok No. 19/PL.02.7/3276/KPU-Kot/1/2021 tentang penyampaian usulan pengesahan pengangkatan pasangan calon terpilih.

“Dan itu sudah dilaksanakan rapat paripurna pengumuman wali kota dan wakil wali kota terpilih, lalu dari legislatif diusulkan ke pemerintah pusat melalui gubernur,” katanya.

Baca juga: Jagoan PKS Galau Belum Ada Kejelasan Dilantik Jadi Wali Kota Depok

Namun demikian, hingga berita ini diturunkan belum ada kepastian pasangan Wali Kota-Wakil Wali Kota Depok terpilih periode 2021-2026 tersebut kapan akan dilantik.

Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, Idris-Imam, adalah pasangan nomor urut dua yang diusung oleh PKS, PPP dan Demokrat.

Mereka berhasil meraih suara terbanyak dari rivalnya, Pradi Supriatna-Afifah Alia, pasangan nomor urut satu yang diusung oleh Gerindra, PDIP, Golkar, PKB, PAN dan PSI.