Kutuk Agresi Burtal Israel ke Palestina, Buruh Bakal Turun ke Jalan

·Bacaan 2 menit

VIVA – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar aksi unjuk rasa solidaritas buruh untuk Palestina, Selasa hari ini, 18 Mei 2021. Rencananya, para buruh akan berkumpul di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat.

Dari Patung Kuda, massa buruh ini akan bergerak ke Kantor PBB yang berlokasi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dan Kedutaan Besar Amerika Serikat yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Presiden KSPI Said Iqbal dalam keterangan tertulisnya mengatakan, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas buruh Indonesia untuk rakyat Palestina. Sebagaimana diketahui saat ini, rakyat Palestina menjadi korban agresi brutal rezim militer Israel.

Baca juga: Nasib Lab Kimia Farma Diagnostika Setelah Direksi Dicopot Erick Thohir

"Tindakan kekerasan kali ini disebabkan oleh proses pengadilan kontroversial yang mengakibatkan tindakan pengusiran empat keluarga Palestina dari rumah mereka di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur," kata Said.

Said menambahkan, pengusiran terhadap rakyat Palestina bukan merupakan kebijakan parsial yang berdiri sendiri. Namun, hal itu merupakan bagian yang integral dari tindakan penjajahan rezim Zionis-Israel terhadap rakyat Palestina, yang bertentangan dengan norma hak asasi manusia dan hukum internasional.

Dia menambahkan, selain di Jakarta, aksi serupa juga dilakukan serentak di 24 provinsi di seluruh Indonesia. Mulai dari Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Utara, Bengkulu, Riau, Kepulauan Riau, Aceh, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, hingga Gorontalo.

"Aksi buruh akan dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan, seperti melakukan Rapid Test Antigen, menjaga jarak, menggunakan masker, dan membawa hand sanitizer," tambahnya.

Dalam aksi ini, lanjutnya, buruh Indonesia mengutuk keras serangan rezim Zionis-Israel kepada rakyat Palestina, yang menyebabkan jatuhnya banyak korban, termasuk anak-anak, perempuan, dan orang tua.

"Kami meminta penjajahan dan pembantaian yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina dihentikan," tegas dia.

Sementara itu, diperkirakan 200 massa dari KSPI akan turun ke jalan pada hari ini. Jika digabung dengan peserta aksi di daerah lainnya, diperkirakan ada ribuan orang yang akan terlibat dalam aksi ini.

"Di Jakarta kemungkinan 200-an massa. Tapi kalau digabung dengan aksi di daerah-daerah lain bisa mencapai ribuan," kata Ketua Departemen Media dan Komunikasi KSPI, Kahar S Cahyono dalam pesan singkatnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel