AS kutuk penggunaan kekerasan di Hong Kong

Washingyon (Reuters) - Amerika Serikat mengutuk "penggunaan kekuatan yang tidak dibenarkan" di Hong Kong dan menyeru Beijing agar melindungi kebebasan di Hong Kong, kata seorang pejabat senior pemerintah Presiden Donald Trump pada Ahad (17/11), saat pemrotes berjuang melawan polisi Hong Kong, yang membuat mereka terjebak di dalam satu kampus universitas utama.

"Kami mengutuk penggunaan kekuatan secara tidak sah dan mendesak semua pihak agar menahan diri dari kerusuhan dan terlibat dalam dialog konstruktif," kata beberapa pejabat senior AS.

"Sebagaimana Presiden telah katakan, Amerika Serikat berharap Beijing akan menghormati komitmennya berdasarkan Deklarasi Gabung China-Inggris dan melindungi cara hidup demoktratis, sistem hukum dan kebebasan di Hong Kong," kata pejabat tersebut.

Polisi Hong Kong menutup kampus Polytechnic University dan demonstran mengamuk di seluruh satu distrik pariwisata, setelah hampir dua hari berturut-turut pertikaian yang telah mencuatkan kekhawatiran mengenai bentrokan berdarah.