Kutuk Serangan Israel di Masjid Al-Aqsa, NU Jatim Serukan Qunut Nazila

·Bacaan 2 menit

VIVA – Pengurus wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur mengutuk keras serangan yang dilancarkan pasukan Israel terhadap jemaah Salat Tarawih di Masjid Al-Aqsa di kota lama Yerussalem pada Jumat malam waktu setempat, 7 Mei 2021.

NU menyerukan kepada umat Islam agar memberikan sokongan moral untuk warga Palestina dengan membaca Qunut Nazilah dan Hizib Nashr.

“Di akhir Ramadhan ini, kami menyerukan secara khusus kepada warga NU dan pesantren di Jatim untuk bersama-sama melakukan gerak batin dengan membaca doa Qunut Nazilah dan hizb, memohon pertolongan dari Allah SWT agar Palestina khususnya dan juga dunia dapat tercipta situasi yang damai,” kata Ketua PWNU Jatim Marzuki Mustamar dalam keterangan tertulis diterima pada Minggu, 9 Mei 2021.

Wakil Ketua PWNU Jatim Abdussalam Shohib pun mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk melakukan protes keras ke PBB. NU juga meminta komunitas Internasional agar menjatuhkan sanksi terhadap Israel atas aksi-aksi serangan yang dilancarkan negara zionis tersebut.

Baca juga: Gerebek Kampung Ambon, Polisi Juga Amankan Peluru Tajam Aktif

"Praktik-praktik kekerasan dan pelanggaran nyata terus dilakukan Israel terhadap warga Palestina seperti serangan di Masjid Al Aqsa, Nahdlatul Ulama tegas mengutuk dan mendesak pemerintah untuk melakukan protes resmi ke PBB," tegas Pengasuh Ponpes Denanyar Jombang itu.

Sebelumnya diberitakan, aksi penyerangan dilakukan aparat Israel pada Jumat saat muslim Palestina sedang melaksanakan salat Isya sekaligus tarawih di Masjid Al Aqsa, dikutip dari Aljazeera pada Sabtu, 8 Mei 2021. Lebih dari 200 Muslim Palestina dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.

Dari rekaman video yang beredar, jemaah Al Aqsa coba melempar kursi, sepatu dan batu ke arah aparat Israel. Namun, aparat Israel itu dengan gencar melepaskan tembakan ke arah jemaah.

Polisi Israel menembakkan peluru logam berlapis karet dan granat setrum ke arah warga Palestina di Al-Aqsa. Setidaknya 205 warga Palestina dan 17 petugas terluka dalam bentrokan malam hari di Al Aqsa.

Aksi respresif Israel ini viral di media sosial. Kebrutalan aparat Israel salah satunya disampaikan akun Instagram daarul_quran dengan hastag #prayForPalestina yang diunggah pada Sabtu, 8 Mei 2021. Akun resmi tersebut juga membubuhi 10 foto saat peristiwa terjadi.

“Rangkaian bentrokan terjadi sejak Kamis (6/5) dini hari di perumahan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, di mana sejumlah keluarga Palestina terancam digusur usai pengadilan memutuskan tanah yang mereka tempati diklaim milik para pemukim Yahudi,” tulis akun tersebut mengutip pppa.id.

Keesokan harinya, puluhan ribu warga Palestina yang memprotes kejadian tersebut berkumpul di perbukitan di sekitar Masjid Al-Aqsa untuk melaksanakan Salat Jumat berjemaah. Mereka juga melakukan aksi protes terhadap tindakan yang terus dilakukan oleh tentara Israel.

Setelah waktu berbuka puasa tiba, jemaah muslim Al Aqsa sedang memanfaatkan Jumat terakhir di bulan Ramadhan 1442 H ini lagi-lagi harus terlibat bentrok. Hal ini lantaran tentara Israel membombardir mereka dengan tembakan, granat setrum dan bom gas.

“Suasana pun berubah menjadi sangat mencekam. Masjid dipenuhi dengan suara tembakan dan teriakan dari jamaah muslim. Mereka berlarian agar dapat menghindari tembakan. Akibat aksi pembubaran yang dilakukan tentara Israel, sebanyak 178 jemaah muslim Palestina menjadi korban dalam peristiwa tersebut,” tambah penjelasan akun tersebut.