KY Jaring 7o Calon Hakim Agung

Jakarta (ANTARA) - Komisi Yudisial (KY) berhasil menjaring 70 calon hakim agung hingga akhir penutupan pendaftaran pukul 17.00 WIB, Jumat.

"Sampai hari terakhir pendaftaran seleksi calon hakim agung, KY telah menerima berkas pendaftaran sebanyak 70 orang," kata Juru Bicara KY Asep Rahmat Fajar, di Jakarta.

Asep mengungkap bahwa 70 pendaftar calon terdiri dari 46 orang melalui jalur karir dan 24 orang melalui jalur non karir.

Sebagaimana biasa, lanjutnya, dalam beberapa hari ke depan KY masih akan menunggu berkas pendaftaran yang dikirim melalui pos dengan cap pos terakhir 22 Februari 2013.

Asep mengakui bahwa jumlah pendaftar calon pada periode I 2013 ini mengalami penurunan jika dibanding pada periode sebelumnya.

Dengan penurunan ini, kata Asep, KY melihatnya wajar-wajar saja, sebab bisa jadi setelah melihat proses seleksi selama ini yang cukup berat, mungkin saja sehingga banyak pihak yang merasa belum siap untuk ikut dalam seleksi periode sekarang.

"Apalagi dalam peraturan baru KY, seseorang tidak bisa mengikuti proses seleksi tiga kali berturut-turut, sehingga bisa jadi yang mengikuti seleksi saat ini adalah hanya orang-orang yang telah mempersiapkan diri betul-betul," katanya.

Setelah penutupan masa pendaftaran ini, KY akan melanjutkan proses seleksi ke tahap berikutnya, yaitu seleksi administrasi yang hasilnya akan diumumkan pada awal Maret.

KY telah membuka pendaftaran seleksi calon periode pertama tahun 2013 sejak 4 Februari hingga 22 Februari 2013.

Mengacu surat Ketua MA No. 08/KMA/HK.01/I/2013 tanggal 17 Januari 2013, MA membutuhkan tujuh hakim agung untuk menggantikan enam hakim agung yang pensiun atau dipecat, plus untuk mengisi satu posisi dari kekurangan pada seleksi sebelumnya.iskandar zulkarnaen .(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.