Kylian Mbappe Dikritik, Bermasalah dan Tidak Bisa Diatur

·Bacaan 1 menit

VIVA – EURO 2020 semakin sengit. Sederet negara peserta bakal memperebutkan tiket ke perempatfinal, salah satunya Timnas Prancis.

Berbicara Prancis, ada sorotan terhadap salah satu bintang yaitu Kylian Mbappe. Ia mulai mendapat kritikan dari mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) dan Timnas Prancis, Jerome Rothen.

Rothen mengklaim, ego Mbappe terlalu bermasalah dan tak lagi mampu diatur oleh manajer Prancis Didier Deschamps.

Baru berusia 22 tahun, striker lincah itu telah mengoleksi empat titel Ligue 1 dan trofi Piala Dunia. Mbappe kini tengah mengejar kejayaan bagi negaranya di Euro.

Meski demikian, Rothen merasa Mbappe terlalu berkuasa semakin sulit dilatih. Ego Mbappe dianggap terlalu tinggi.

"Bahwa dia adalah pemimpin di lapangan, tidak masalah, tapi egonya juga keluar lapangan. Itu mengganggu saya," ujar Rothen dikutip dari RMC Sport, Minggu 27 Juni 2021.

“Saya pikir Didier Deschamps tidak bisa lagi mengaturnya dan itu bermasalah. Bahkan mengejutkan dia membiarkan Mbappe melakukan begitu banyak hal. Itu bisa dilihat dari penampilannya di lapangan. Hari ini, kita tidak bisa mengatakan bahwa Mbappe sukses di Euro," ucapnya.

Rothen diketahui memiliki 13 penampilan bagi negaranya dan tergabung dalam skuad Les Bleus pada Euro 2004.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel