Laba Alfamart Naik Dua Kali Lipat  

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan retail minimarket Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, membukukan laba periode berjalan sebesar Rp 126,64 miliar hingga semester satu 2012. Perolehan ini naik dua kali lipat dibandingkan laba bersih semester satu tahun sebelumnya sebesar Rp 64,44 miliar.

Direktur Utama Sumber Alfamart Feny Djoko Susanto mengatakan kenaikan laba bersih itu disebabkan tumbuhnya pendapatan perusahaan hingga tengah tahun ini. Pendapatan Juni 2012 mencapai Rp 10,58 triliun atau meningkat 26,86 persen dibandingkan periode yang sama sebelumnya sebesar Rp 8,34 triliun.

Beban pokok pendapatan pun meningkat dari Rp 7,11 triliun menjadi Rp 9,02 triliun per Juni 2012. Hal itu membuat laba bruto sebesar Rp 1,55 triliun. Beban penjualan, beban umum, dan beban lainnya yang meningkat akhirnya membuat laba usaha perusahaan mencapai Rp 165,61 miliar. Ini naik dari Juni 2011, yang mencapai Rp 119,24 miliar.

Sementara itu, kas dan setara kas Alfamart berkurang menjadi Rp 515,49 miliar, dari posisi akhir tahun sebesar Rp 585,02 miliar. Sedangkan total aset mencapai Rp 6,24 triliun, naik dari posisi akhir tahun lalu sebesar Rp 5,01 triliun.

Liabilitas naik tipis dibandingkan posisi 31 Desember 2011 menjadi Rp 3,67 triliun dari sebelumnya Rp 3,55 triliun. Sedangkan ekuitas perusahaan pada Juni 2012 mencapai Rp 2,57 triliun dari akhir tahun lalu mencapai Rp 1,46 triliun.

Kenaikan kinerja keuangan perusahaan hingga Juni ini disambut positif pelaku positif. Ini tercermin dalam perdagangan saham emiten dengan kode efek AMRT itu pada Rabu, 25 Juli 2012. Saham AMRT naik 100 poin atau 1,80 persen ke level Rp 5.650 per saham.

SUTJI DECILYA

Berita Populer:

David Beckham Jadi Penyulut Api Olimpiade?

Tragedi Colorado Picu Pembelian Senjata

Yahoo Kembalikan Koprol kepada Pendirinya

Media Massa Dituding Sebagai Penyebab Naiknya Kedelai

Asus Slimbook X401U, Notebook Seharga Neboo

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...