Laba Bersih Elang Mahkota Teknologi Meroket Jadi Rp3,37 Triliun

Merdeka.com - Merdeka.com - PT Elang Mahkota Teknologi (EMTK) Tbk, atau Emtek berhasil meraih pendapatan sebanyak Rp4,13 triliun di kuartal pertama tahun 2022. Dari angka tersebut, Emtek mencetak laba bersih sebesar Rp3,37 triliun, atau mengalami kenaikan 8 persen dari tahun lalu.

Sumber pendapatan tersebut berasal dari bidang media sebesar Rp1,53 triliun naik 9 persen. Lalu, bidang solutions dari mendapatkan 1,33 triliun naik 1 persen. Bidang healthcare meraup Rp454 miliar naik 18 persen. Sedangkan kenaikan terbesar ada di bidang lain-lain mencapai 171 persen atau Rp57 miliar.

"Paling besar datang dari perusahaan investasi kita di asosiasi. Dari Bukalapak paling besar, yakni Rp3,6 triliun di kuartal 1-2022," ujar Direktur EMTK, Sutiana Ali dalam paparan Publik Emtek, Rabu (29/6).

Tahun ini, Emtek menyiapkan anggaran dana belanja modal atau capital expenditure (capex) lebih besar 60 persen dari realisasi tahun lalu sekitar Rp450 miliar pada 2021.

Wakil Direktur Utama Emtek, Sutanto Hartono mengatakan bahwa alokasi capex 2022 nantinya, akan lebih besar untuk merealisasikan alokasi bisnis bidang media dan kesehatan dari perusahaan perseroannya.

"Sebagian besar belanja modal tahun ini akan dialokasikan untuk bisnis media dan healthcare perseroan," ungkapnya dalam paparan publik Emtek di Jakarta, Rabu (29/6).

Tak Bagi Dividen

Atas fokus tersebut, maka sebagaimana hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Emtek tak membagikan dividen dari laba bersih tahun buku 2021.

"Tidak ada pembagian dividen hingga seluruh laba bersih di tahun lalu, kita akan gunakan salah satunya tadi tentu pengembangan bisnis," kata Sutanto.

Adapun dana belanja modal lebih besar 60 persen dari realisasi capex tahun lalu sebesar Rp450 miliar, akan diperkirakan jika Emtek bakal menggelontorkan dana sebesar 720 miliar pada capex tahun 2022. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel