Laba bersih PT SMF tumbuh 27,57 persen pada semester I-2021

·Bacaan 1 menit

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) mencatatkan laba bersih sebesar Rp310 miliar pada semester I-2021, tumbuh 27,57 persen dari Rp243 miliar di semester I-2020.

Direktur Utama PT SMF Ananta Wiyogo mengatakan peningkatan kinerja keuangan perseroan tersebut sebagai dampak dari kinerja kegiatan usaha semester I-2021 yakni sekuritisasi, penyaluran pinjaman, dan pendanaan melalui penerbitan surat utang dan pinjaman lainnya

"Realisasi sekuritisasi akan dilakukan pada semester II-2021, kemudian penyaluran pinjaman telah mencapai Rp3,66 triliun dan pendanaan sebesar Rp3,3 triliun pada semester I-2021," ujar Ananta dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis.

Dengan perolehan laba bersih tersebut, ia mengatakan total aset SMF pun meningkat 8,97 persen dari Rp29,32 triliun pada semester I-2020 menjadi Rp31,95 triliun di semester I-2021.

Sementara itu, total liabilitas dan dana syirkah temporer naik 1,84 persen dari Rp19,84 triliun pada semester I-2020 menjadi Rp20,21 triliun di semester I-2021.

Total ekuitas, lanjut Ananta, juga terlihat tumbuh tinggi sebesar 23,9 persen dari Rp9,47 triliun di semester I-2020 menjadi Rp11,73 triliun pada semester I-2021.

Selanjutnya, pendapatan tercatat meningkat 7,22 persen dari Rp1,12 triliun pada semester I-2020 menjadi Rp1,2 triliun di semester I-2021.

Beban, pajak, dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) juga naik 1,48 persen dari Rp880 miliar pada semester I-2020 menjadi Rp893 miliar di semester I-2021.

Baca juga: Kemenkeu lantik dua direksi SMF
Baca juga: Aliran dana SMF kepada penyalur kredit capai 9 kali lipat
Baca juga: Dukung PEN, SMF sasar kredit mikro perumahan dan kredit konstruksi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel