Laba Bersih WIKA Kuartal I-2021 Anjlok 30,92 Persen

·Bacaan 1 menit

VIVA – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) masih mencatatkan kinerja keuangan positif pada kuartal I-2021 meski sedikit menurun. Sesuai laporan keuangan hingga 31 Maret 2021, WIKA berhasil menorehkan laba sebesar Rp105,11 miliar yang didukung dari penjualan sebesar Rp3,92 Triliun.

Meski begitu, nilai laba bersih itu turun atau anjlok 30,92 persen jika dibandingkan dengan laba bersih kuartal I-2020 yang mencapai Rp152,3 miliar.

Lebih lanjut, hingga April tahun ini, Perseroan telah memperoleh kontrak baru sebesar Rp5,54 Triliun yang kemudian menambah order book menjadi Rp77,13 Triliun.

Baca juga: 2 Pimpinan KPK Sebut Tak Ada Pegawai yang Terpapar Paham Radikal

Kontrak baru terbesar berasal dari sektor infrastruktur diantaranya proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jatiluhur, Pembangunan Infrastruktur Kawasan Mandalika, serta rumah dinas TNI AD di 35 titik seluruh Indonesia. Selanjutnya, kontrak baru turut disumbangkan oleh sektor industri, energi dan industrial plant serta properti.

Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito menyampaikan, capaian ini menjadi bekal perusahaan untuk menjaga aktivitas produksi WIKA ke depan. Manajemen juga telah merumuskan sejumlah strategi untuk menjaga keberlanjutan usaha perseroan.

“Kami percaya bahwa kunci untuk menjaga perusahaan tetap berada pada posisi positif adalah dengan memastikan kondisi kesehatan setiap karyawannya agar tetap produktif. Perusahaan juga fokus pada kondisi likuiditas keuangan melalui monitoring cash flow secara berkala dan penerapan efisiensi di semua lini,” ujar Agung dalam keterangan resmi, Minggu 30 Mei 2021.

Agung berharap dengan implementasi strategi tersebut, WIKA akan mampu menjadi Perusahaan konstruksi terdepan yang berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur tanah air pada era kenormalan baru.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel