Laba BUMN China periode Januari-November 2021 melonjak 40,2 persen

·Bacaan 1 menit

Laba gabungan badan usaha milik negara (BUMN) China melonjak 40,2 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi lebih dari 4,14 triliun yuan (1 yuan = Rp2.237) dalam 11 bulan pertama 2021, tunjuk data resmi pada Jumat (24/12).

Pendapatan operasional BUMN China mencatatkan kenaikan 21,4 persen dari setahun sebelumnya, menjadi 67,34 triliun yuan selama periode itu, menurut Kementerian Keuangan China.

Selama periode Januari-November 2021, pendapatan operasional BUMN China yang dikelola oleh pemerintah pusat tercatat lebih dari 37,45 triliun yuan, naik 20,3 persen. Sementara, total labanya mencapai 2,7 triliun yuan selama periode yang sama, naik 36,4 persen (yoy).

Per akhir November, rasio utang terhadap aset BUMN China tercatat di angka 64,3 persen, tetap sama dengan angka yang dilaporkan setahun yang lalu, papar data itu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel