LabCube, Laboratorium BSL2 Karya Alumni IPB University untuk COVID-19

Syahdan Nurdin, digital-806
·Bacaan 1 menit

VIVA – Produk lokal dalam Negeri dan diproduksi di Jakarta. LabCube merupkan mobile laboratorium yang sudah memenuhi standarisasi Biosafety Level 2 (BSL2) yang dapat dijadikan fasilitas alternatif dalam melakukan pengujian sampel yang diduga COVID-19 dan penelitian lain yang diperlukan.

Direktur utama PT Biosains Medika Indonesia, Rifani S.Si, MBA, alumni IPB University dari Departemen Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) tawarkan inovasi mobil laboratorium atau Mobile Lab dengan LabCube.

LabCube tersebut dihadirkan untuk membantu dalam mempercepat penanganan pemeriksaan COVID-19 menggunakan metode SWAB-Test PCR (Polymerase Chain Reaction).

“LabCube sudah memenuhi syarat standar biosafety Level 2 (BSL2) yang diberikan Organisasai Kesehatan Dunia (WHO) dan LabCube juga sudah terdaftar di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI,” ujar Rifani saat memberikan keterangan kepada tim Labsatu News

Rifani juga menambahkan bahwa inovasi LabCube ini sudah diterapkan di Surabaya. Bahkan pekan lalu Walikota Surabaya, Tri Rismaharini menyambangi fasilitas serta kesiapan kontainer LabCube yang akan beroperasi sebagai laboratorium dalam upaya meningkatkan pengetesan pasien virus corona pada salah satu perusahaan industri di Kota Surabaya. Jawa Timur, Sabtu (28/11).

LabCube menawarkan rangkaian kerja perangkat PCR-Test yang terintegrasi dari mulai menentukan target pemeriksaan, penerimaan materi sample, serta proses ekstraksi hingga keluarnya data hasil.

Dalam sekali rangkaian kerja yang disebutkan di atas, pemeriksaan sampel LabCube hanya membutuhkan waktu maksimal empat jam. Sehingga Labcube menjadi unit laboratorium yang sangat efektif dan efisien dalam pemetaan COVID-19.