Laboratorium RS dan Perguruan Tinggi Libur, Pemeriksaan Spesimen Covid-19 Menurun

Liputan6.com, Jakarta Juru Bicara Pemerintah Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan pemerintah hanya berhasil melakukan pemeriksaan terhadap 8.776 spesimen hari ini. Angka ini jauh di bawah target pemeriksaan yakni 20.000 spesimen.

Yurianto menyebut, hal ini disebabkan beberapa laboratorium yang berada di rumah sakit dan perguruan tinggi masih menerapkan libur.

"Ternyata beberapa laboratorium yang ada di rumah sakit dan kemudian beberapa laboratorium yang berada di perguruan tinggi masih menerapkan hari libur. Sehingga pemeriksaan menurun menjadi 8.776," kata Yurianto dalam Konferensi Pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin (15/6/2020).

Dia menjelaskan, pemerintah sudah berupaya semaksimal mungkin mengimbau semua laboratorium tetap beroperasi, meskipun di hari libur.

Namun, pemerintah tidak bisa memaksa rumah sakit dan perguruan tinggi tetap membuka laboratorium.

1.017 Kasus Positif Baru

Petugas PMI melakukan penyemprotan disinfektan di SDN 1 Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Rabu (3/6/2020). Kemendikbud menggodok aturan kegiatan belajar mengajar selama masa pandemi virus corona COVID-19 menyusul rencana penerapan new normal di sejumlah wilayah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 8.776 spesimen, ditemukan 1.017 kasus baru positif Covid-19. Sehingga total kasus positif Covid-19 di Tanah Air mencapai 38.277 kasus.

Yurianto juga membeberkan temuan kasus sembuh. Dia menyebut, ada 592 pasien yang sembuh dari Covid-19  hari ini. Sehingga total keseluruhan kasus sembuh sebanyak 15.123.

Kasus kematian karena Covid-19 juga bertambah. Yurianto menyebut, kasus kematian bertambah sebanyak 64. Dengan demikian, total akumulatif kasus kematian karena Covid-19 sebanyak 2.198.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: