Lady Gaga Dituntut Mantan Asisten Gara-gara Dinilai Tak Manusiawi

Liputan6.com, Los Angeles : Apa jadinya kalau seorang mantan asisten artis menuntut bayaran kepada sang artis yang dianggap berutang padanya Mantan asisten Lady Gaga, Jennifer O`Neil meminta pelunasan utangnya selama lebih dari setahun. Pasalnya O`Neil mengaku diperlakukan tak manusiawi. Ia juga tak pernah mendapat uang lembur dari pelantun Applause tersebut.

"Setiap hari adalah hari kerja untuknya, maka setiap hari adalah hari kerja tiada henti untuk kami para asistennya," tukas O`Neil seperti diberitakan ABC News, Rabu (11/9/2013).

O`Neil telah bekerja untuk Gaga selama dua bulan di awal 2009 dan 13 bulan dimulai dari Februari 2010. Untuk itu ia memutuskan membawa kasus ini ke jalur hukum ke pengadilan daerah di Amerika Serikat supaya prosesnya lebih jelas.

O`Neil mengaku diperlakukan tidak adil. Sebagai seorang asisten, ia harus stand by 24 jam sehari selama 7 hari dalam sepekan.

Asisten yang telah bekerja selama lebih dari setahun itu dibayar sekitar US$ 50 ribu atau setara dengan Rp 560 juta saat pertama kali disewa dan USS 75 ribu atau senilai Rp 841 juta ketika diminta pada kedua kalinya.

Hal yang membuat asisten tersebut keberatan adalah ia tak punya waktu untuk dirinya sendiri lantaran waktu bekerja yang tak masuk akal. Ia juga sering dipandang rendah dan tak dihargai sebagai manusia.

Pernah suatu kali penyanyi yang menyebut dirinya Mother Monster ini menonton DVD pada tengah malam dan akhirnya mengantuk. Namun ia membangunkan ONeil yang saat itu sedang kelelahan hanya untuk mengeluarkan kaset DVD dari dalam player. Selain itu O`Neil juga tak pernah dipesankan kamar sendiri setiap menginap di hotel untuk tur musik Gaga.

"Seperti tidak ada kata kalian boleh istirahat atau kalian boleh tidur. Aku juga tak pernah diajak untuk sekadar menonton film. Tidak akan pernah seperti itu," tambahnya.

Adapun sejauh ini belum ada konfirmasi dari pihak Lady Gaga.(Ppt/Ans)