Laga Membara All England, Ratu Bulutangkis Terkaya Sejagat Tumbang

Ridho Permana
·Bacaan 2 menit

VIVA – Setelah turnamen Leg Asia sepanjang Januari 2021 digelar di Bangkok, Thailand, pada Maret nanti para pebulutangkis dunia bakal berjibaku di tur Eropa.

Salah satu yang akan diselenggarakan adalah BWF World Tour Super 1000 All England Open 2021 (17-21 Maret). Ini akan menjadi pembuktian sederet pebulutangkis dunia di Birmingham Arena.

Berbicara All England, ada kisah tragis dari ratu bulutangkis terkaya sejagat Pusarla Venkata Sindhu. Ia hancur di tangan tuggal putri jepang Nozomi Okuhara.

Viva Bulutangkis merangkum, babak pertama Sindhu melibas tunggal putri Amerika Serikat Beiwen Zhang. Ia menang dua game.

Petaka terjadi di perempat final. Sindhu dikejutkan dengan permainan gila Nozomi. Ia terjungkal lewat rubbergame dan harus angkat koper dari All England Open 2020.

Untuk diketahui, Sindhu meraih gelar Juara Dunia 2019. Ia juga dinobatkan oleh majalah Forbes sebagai atlet bulutangkis wanita terkaya.

Sepanjang 2019, Sindhu sudah mengantongi uang sebesar US$5,5 juta atau setara Rp78,1 miliar. Penghasilan Sindhu cukup mencengangkan.

Dari keringatnya di atas lapangan, Sindhu sebenarnya cuma mengantongi US$500 ribu atau senilai Rp7,1 miliar. Lonjakan penghasilan Sindhu paling besar adalah ketika mencapai final pertamanya di 2019 dalam ajang Indonesia Open.

Pemasukan terbesar Sindhu, justru berasal dari sponsor. Tercatat, Sindhu mengantongi uang dari sponsor hingga US$5 juta atau setara Rp71 miliar.

Dengan uang tersebut, Sindhu menempati posisi 13 atlet wanita terkaya versi Forbes. Penghasilannya setara dengan petenis America, Madison Keys.

“Sindhu masih menjadi atlet paling laris di India. Bintang bulutangkis India ini mendapatkan sponsor dari Bridgestone, JBL, Gatorade, Panasonic, dan lainnya. Dia menjadi wanita pertama yang memenangkan tur dunia BWF di 2018," begitu pernyataan Forbes dilansir Badminton Planet.

Sindhu mulai diperhitungkan di bulutangkis dunia setelah menyabet medali perak di Olimpiade 2016, Rio de Janeiro, Brasil. Itu menjadi kali pertama, atlet wanita India menyabet medali perak di Olimpiade.

Usai tampil di Rio, Sindhu mendapatkan berbagai bonus dari pemerintah India dan sponsor yang tertarik dengannya. Alhasil, standar nilai sponsor Sindhu naik drastis, melewati atlet cricket yang selama ini lebih populer di India.