Lagi, 2 Pelanggaran Oknum Polisi!

OTOSIA.COM - Bukan bermaksud menghakimi para pelaku pelanggar peraturan atau hukum. Namun, apa jadinya jika justru para oknum penegak hukum sendiri yang melanggarnya. Jelas banyak masyarakat yang geram, lantas pelanggaran apa saja yang mereka lakukan?

Aturan Pembatasan BBM Subsidi untuk AparatAturan Pembatasan BBM Subsidi untuk Aparat

Pemerintah Indonesia telah memberlakukan peraturan pembatasan BBM subsidi bagi para pejabat, PNS, Polri, TNI, BUMN dan BUMD. Peraturan itu sendiri telah diberlakukan oleh pemerintah terhitung sekitar pertengahan 2012 lalu.

Namun fakta yang ditemukan di lapangan, masih ada oknum yang melanggarnya. Seperti contoh beberapa oknum Polisi berikut yang tertangkap kamera (Toga) sedang mengisi BBM subsidi di salah satu SPBU di sekitar Polda Metro Jaya, Jakarta.

Oknum Polisi Isi PremiumOknum Polisi Isi Premium

Oknum Polisi ini diketahui sedang mengisi kendaraan dinasnya (Yamaha Scorpio-2012) dengan premium subsidi. Hal itu bisa dikuatkan dari stang nozzle (stang corong) berwarna kuning yang faktanya merupakan BBM berjenis premium. (Kok, ga merasa bersalah ya? Apa ga ada tunjangan berlebih untuk anggaran BBM-nya?)

Tidak berhenti sampai di situ saja pelanggarannya, diketahui juga sang oknum sedang asyiknya 'bermain' handphone (hp) ketika sedang pengisian premium tersebut. Padahal sudah jelas beberapa larangan ketika sedang mengisi BBM di SPBU. (Wah, mungkin lagi seru-serunya 'main' hp jadi ga ngliat tuh larangan. Jangan ya pak oknum Polisi, bisa 'gosong' loh entar, meledak SPBU-nya.)

Oknum Polisi 'Main' HP di SPBUOknum Polisi 'Main' HP di SPBU

Aturan Larangan di SPBUAturan Larangan di SPBU

(kpl/abe)

Baca juga:

10 PENGENDARA BERHELM TAK WAJAR

TOYOTA 86 TRD PALING BANYAK DITAKSIR

SUV 'ISTIMEWA' MITSUBISHI AKAN MASUK INDONESIA

TOPIK PILIHAN:
Chevrolet Spin 2013 | Isuzu Panther Baru | Ganjil Genap Jakarta | Toyota Etios Liva 2013 | Ertiga Double Blower | Mobil Modifikasi | Yamaha Mio GT 2013 | Harga Toyota Agya | Foto Model Hot | Harga Honda Jazz

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.