Lagi, 3 Korban KM Wilcy Ditemukan Tewas di Tengah Laut

·Bacaan 1 menit

VIVA – Tiga penumpang Kapal Motor Wilcy Jaya Sakti kembali ditemukan oleh tim gabungan Basarnas Jambi. Ketiga penumpang itu ditemukan dalam kondisi tewas mengapung di tengah laut.

Pantauan VIVA, Minggu, 23 Mei 2021, tim gabungan bergerak ke arah tengah laut memakai KM 414 Jambi. Tepat di Pulau Saia, Kepulauan Riau, tiga penumpang KM Wilcy ditemukan.

Dalam proses evakuasi itu, tampak dua kapal berawak warga sempat menunggu kedatangan kapal Basarnas. Adapun kapal basarnas berangkat dari dermaga Polairud Polda Jambi, Minggu sekitar pukul 07.00 wib.

Tiga jenazah ditemukan mengapung pakai pelampung. Setelah itu, tim Basarnas langsung mengevaluasi satu persatu jenazah yang sudah tewas.

Sementara itu, tiga jenazah mengapung yang ditemukan itu diketahui perempuan. Dengan demikian, total korban KM Wilcy Jaya sakti yang meninggal dunia sebanyak empat orang. Lalu, sisa korban yang masih dalam pencarian sebanyak 4 orang. Pun, 18 orang dilaporkan selamat.

Kepala Kantor Pencarian dan pertolongan Jambi, Ibnu Harris Al Hussain membenarkan informasi ditemukan tiga korban penumpang tersebut. Tiga perempuan itu dalam perjalanan menuju Kecamatan Nipah Panjang untuk divisum.

"Ya benar ada dan jenazah saat ini dalam proses evakuasi menuju Nipah panjang, Tanjabtim," ujar Ibnu.

Ibnu mengatakan, dari proses pencarian dilakukan oleh Tim Basarnas sejak minggu pagi dengan titik pencarian diperluas di tengah laut.

"Semoga pencarian para korban KM Wilcy yang dinyatakan hilang dengan total 8 orang cepat ditemukan," jelasnya.

Sementara, Kapten Kapal Basarnas 414 Jambi, Mardaniansyah menyampaikan tiga korban kapal tenggelam itu sudah dibawa ke Nipah Panjang. Pihaknya masih terus melakukan pencarian penumpang KM Wilcy yang tenggelam di Perairan Tungkal.

"Ya, saya dan tim Basarnas lainnya secara bersama-sama mengevaluasi korban dan semua meninggal," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel