Lagi COVID-19, Manusia Rp1.700 Triliun Menetap di Pulau Hati

·Bacaan 2 menit

VIVA – Salah satu pendiri Google Larry Page kabarnya menghabiskan waktu selama pandemi COVID-19 dengan menetap di Tavarua, Fiji, sebuah pulau tropis yang berbentuk hati.

Pria berusia 48 tahun itu dilaporkan memperoleh izin untuk memasuki Fiji melalui sistem Rute Biru (Blue Lane system) yang hanya diperuntukkan bagi orang kaya-raya.

Page, orang terkaya keenam dunia dengan kekayaan bersih mencapai US$117 miliar (hampir Rp1.700 triliun), seperti dikutip dari situs New York Post, Senin, 27 Juli 2021, itu membawa istri dan rombongan ke pulau tersebut.

Pihak berwenang Fiji membantu merahasiakan keberadaan Page di pulau-pulau itu. Pada 19 Juni 2021, ketika Fiji dilanda gelombang kedua kasus COVID-19, Fijian Broadcasting Company News melaporkan bahwa Page menyumbangkan pasokan medis ke negara itu melalui jet pribadinya.

Namun, beberapa hari kemudian, publikasi itu menghilang. Kementerian Kesehatan Fiji meminta kantor berita tersebut menghapus artikel tersebut dengan alasan informasi tersebut tidak boleh dipublikasikan.

Pada pertengahan April tahun ini, Larry Page bersama Sergey Brin - dua pendiri Google, resmi menjadi manusia US$100 miliar atau Rp1.453 triliun. Karena, mereka telah menembus klub orang kaya super elit yang hartanya minimal US$100 miliar. Sejauh ini, baru ada delapan orang di dunia ini yang mampu menggapainya.

Menurut daftar Bloomberg Billionaires Index, Larry Page yang berusia 48 tahun pada tahun ini hartanya naik US$21 miliar (Rp305 triliun), di mana saat ini totalnya menjadi US$103,6 miliar (Rp1.500 triliun).

Selain Page dan Brin, keenam orang lainnya adalah pendiri Microsoft, Bill Gates, yang merupakan orang pertama yang mencapai kekayaan US$100 miliar pada Juli 1999. Kini, hartanya diestimasikan mencapai US$145 miliar (Rp2.106 triliun).

Selanjutnya, pendiri Amazon Jeff Bezos yang merupakan manusia terkaya di dunia dengan uang dimilikinya senilai US$197 miliar (Rp2.861 triliun). Kemudian, mengikuti di belakangnya pendiri SpaceX, Tesla dan Neuralink, Elon Musk, taipan fesyen Bernard Arnault, pendiri Facebook Mark Zuckerberg, serta investor kakap Warren Buffett.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel