Lagi, Jembatan Suramadu Jadi Lokasi Pilihan Akhiri Hidup

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Aksi bunuh diri kembali terjadi di Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu). Polisi menemukan sepeda motor Honda Supra X L 5250 L yang terparkir tanpa pengemudi di KM 2.400 jalur kendaraan roda dua, Kamis 9 September.

Berdasarkan data dari kepolisian, aksi bunuh diri itu sempat dilihat oleh warga yang melintas. Identitas korban yakni Mastoki (30) warga Dusun Paleh Tengah, Karang Nangger, Omben, Sampang, Madura.

"Informasinya ada warga yang lewat kemudian melihat kalau ada orang yang loncat ke laut," ucap Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Giadi Nugraha, Sabtu (11/9/2021).

Sementara itu, dari keterangan kakak ipar korban yakni Mohammad Ibrahim menjelaskan, pada pukul 22.00 WIB, korban sempat dihubungi Mastoki yang ingin meminjam motornya.

"Setelah dipinjam, kakaknya diminta mengambil motornya di tengah Jembatan Suramadu. Setelah itu ponselnya korban tidak bisa dihubungi," jelas Mantan Kanit Harda Polrestabes Surabaya itu.

Akhirnya Ibrahim berangkat menuju Jembatan Suramadu mengecek adik ipar sekaligus motornya yang dipinjam.

"Motor yang dipakai korban terparkir di bentang Suramadu kami amankan ke pos," ujar Giadi.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kontak Bantuan

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tldigital.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel