Lagi, Kebakaran Landa Kawasan Karet Tengsin Tanah Abang

·Bacaan 1 menit

VIVA – Sejumlah tujuh rumah di Jalan Karet Pasar Baru Barat I, RT 10, RW 07, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat ludes terbakar. Lokasi kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk itu membuat api merambat cepat hingga menghanguskan tujuh rumah tersebut.

Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Pusat Achmad Syaiful Kahfi mengatakan, penyebab kebakaran tersebut diduga karena korsleting listrik. Mulanya, warga yang berada di lokasi melihat adanya percikan api dari kabel tiang listrik.

"Api kemudian menjalar ke salah satu rumah warga dan membakar bagian atas rumah tersebut. Api kemudian membesar dan merambat ke rumah yang lain," kata Syaiful di lokasi, Selasa, 3 Agustus 2021.

Menurut Syaiful, warga yang panik karena tidak bisa berbuat apa-apa akhirnya melaporkan peristiwa itu ke pos pemadam kebakaran terdekat. Pihaknya pun langsung menerjunkan sejumlah unit pemadam kebakaran untuk menangani api.

"Pemadaman langsung dilakukan setelah tim pertama tiba di lokasi. Hingga proses pemadaman selesai, totalnya ada 14 unit mobil pemadam bersama 70 personel yang kami turunkan untuk memadamkan api," ujarnya.

Diketahui, peristiwa kebakaran itu terjadi pada pukul 10.43 WIB dan api baru selesai dipadamkan menyusul pendinginan sekitar pukul 12.36 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar lebih.

"Korban jiwa tidak ada, tapi total kerugian mencapai Rp2.800.000.000," kata Syaiful.

Diketahui, dalam tiga hari terakhir, kejadian yang sama terjadi di kawasan tersebut namun di RT yang berbeda, yakni di RT 11 RW 07. Peristiwa kebakaran pertama itu terjadi pada Sabtu lalu, 31 Juli 2021.

Penyebab kebakaran pada Sabtu lalu pun diduga akibat korsleting listrik. Pada kejadian kebakaran itu, sebanyak 10 rumah ludes terbakar dengan total kerugian berada di kisaran yang sama dengan peristiwa hari ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel