Lagi-lagi Cipinang Melayu Direndam Banjir

Syahrul Ansyari, Willibrodus
·Bacaan 1 menit

VIVA - Banjir dengan ketinggian 65 centimeter kembali merendam 10 RT di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, Rabu malam, 28 April 2021. Banjir di kawasan tersebut terjadi karena meluapnya Kali Sunter dan hujan deras yang menerjang sejumlah kawasan di Jakarta Timur sejak sore hari tadi.

Camat Makassar Kamal Alatas mengatakan banjir mulai menggenangi empat RT di RW 03 dan enam RT di RW 04, Cipinang Melayu, pada pukul 18.40 WIB. Ketinggian rata-rata air mencapai 65 centimeter dan sudah masuk ke rumah-rumah warga.

"Kondisi pukul 20.00 WIB air belum surut. Ketinggian air mencapai 65 centimeter dan sudah masuk ke rumah warga," kata Kamal dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Banjir di Cipinang Melayu dan Kalibata, Wagub Singgung Pembangunan GBK

Sementara ini, lanjut Kamal, terdapat 396 bangunan yang dihuni 413 kepala keluarga (KK) dengan total 1.421 jiwa terdampak akibat banjir tersebut. Namun demikian, belum ada warga yang mengungsi, karena rata-rata rumah warga berlantai dua.

Secara terpisah, Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Gatot Sulaeman menyebutkan bahwa pihaknya telah mengerahkan enam unit mobil penyedot air ke Cipinang Melayu.

Selain dua RW di Cipinang Melayu, Gatot juga melaporkan, bahwa muncul genangan di Jalan Tanjung, Kelurahan Ciracas, dengan ketinggian air sekitar 10 centimeter.

Genangan juga muncul di Jalan Pelita, Kelurahan Lubang Buaya, Cipayung. Dari foto yang dikirim Gatot, tampak air setinggi betis orang dewasa atau sekitar 20 centimeter.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan, Kali Sunter Hulu berstatus siaga 2 pukul 17.00 WIB. Dalam empat jam setelahnya, air diperkirakan sampai di Pintu Air Pulau Gadung.

Sebelum sampai di sana, air akan melewati puluhan wilayah, di antaranya Cipinang Melayu, Lubang Buaya, Cipinang Muara, Bambu Apus, dan Pondok Bambu.