Lagi Mandikan Anak, Seorang Ibu di Kebon Jeruk Ketiban Ular Sanca

Hardani Triyoga, Andrew Tito
·Bacaan 1 menit

VIVA – Seekor ular sanca sepanjang 2,5 meter, tiba-tiba jatuh dari plafon teras rumah dan menimpa kepala ibu rumah tangga yang sedang menggendong anaknya. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Perjuangan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu, 6 Januari 2021.

Akibat kejadian tersebut, ibu rumah tangga yang bernama Yani itu kaget bukan kepalang. Suami Yani, Sigit (46) menceritakan kejadian itu terjadi saat istrinya sedang memandikan anaknya di teras rumah.

"Saat itu istri saya tengah mandikan anak di halaman rumah. Tiba-tiba pluk, ular jatuh tepat di atas kepalanya," ujar Sigit saat dikonfirmasi, Kamis 7 Januari 2021.

Sontak, kata Sigit, istrinya itu kaget dan melempar ular itu dengan tangan kosong.

Hewan melata itu pun terpental ke arah pojok rumah dan menjalar ke sela lemari dalam rumahnya. Sigit kemudian menelepon pihak Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat.

Tim dari Gulkarmat pun tiba dan segera mengevakuasi ular tersebut. Tak butuh waktu lama untuk tim Gulkarmat mengevakuasi ular tersebut.

Menurut Sigit, rumahnya di Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat memang dekat dengan Kali Pesanggrahan. Selain itu, ada kebun bambu yang diduga menjadi habitat banyak ular.

Diduga ular tersebut berasal dari area itu sehingga masuk ke permukiman warga saat musim hujan tiba.

"Sekira satu bulan lalu juga ada warga yang menemukan ular di rumahnya di kawasan permukiman ini. Jadi, sampai saat ini sudah ada tiga kali penemuan ular," ujar Sigit.

Terkait itu, sebanyak empat personel penanggulangan kebakaran dan penyelamatan (Gulkarmat) dikerahkan untuk mengevakuasi ular tersebut.

Kasie Operasi Gulkarmat Jakarta Barat, Eko Sumarno, mengatakan, pihaknya juga sebelumnya menerima laporan penemuan ular sanca di Jalan Perjuangan, Gang Murtabali, Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

"Kami terima laporan penemuan ular sanca, kami kemudian kirimkan empat orang personel untuk mengevakuasi ular tersebut," ujar Eko dikonfirmasi, Kamis 7 Januari 2021.