Lagi Naik, Cek Harga Emas Antam hingga Retro di Pegadaian pada 17 April 2021

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Pegadaian (Persero) ikutan menawarkan jual beli emas selain jasa gadai. Harga emas di BUMN ini berubah mengikuti gerak pasar setiap harinya.

Ada beberapa jenis emas yang dijual Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini. Terdapat emas Antam dan emas Retro. Selain itu juga terdapat emas Batik dan emas UBS. Semua jenis emas ini hanya tersedia di outlet Pegadaian.

Setiap harinya harga emas yang dijual terus berubah. Pada Sabtu, 17 April 2021, harga beberapa jenis produk emas di Pegadaian terpantau naik.

Berikut ini daftar lengkap dan terbaru harga emas PT Pegadaian (Persero) pada 17 April 2021:

Harga Emas Antam

- 0, 5 gram = Rp 541.000

- 1 gram = Rp 976.000

- 2 gram = Rp 1.890.000

- 3 gram = Rp 2.808.000

- 5 gram = Rp 4.645.000

- 10 gram = Rp 9.231.000

- 25 gram = Rp 22.945.000

- 50 gram = Rp 45.807.000

- 100 gram = Rp 91.531.000

- 250 gram = Rp 228.551.000

- 500 gram = Rp 456.881.000

- 1000 gram = Rp 913.718.000

Harga Emas Antam Retro

- 0, 5 gram = Rp 457.000

- 1 gram = Rp 913.000

- 2 gram = Rp 1.825.000

- 3 gram = Rp 2.737.000

- 5 gram = Rp 4.562.000

- 10 gram = Rp 9.123.000

- 25 gram = Rp 22.805.000

- 50 gram = Rp 45.609.000

- 100 gram = Rp 91.216.000

Harga Emas Antam Batik

- 0,5 gram = Rp 614.000

- 1,0 gram = Rp 1.133.000

- 8,0 gram = Rp 8.558.000

Harga Emas UBS

- 0,5 gram = Rp 502.000

- 1 gram = Rp 939.000

- 2 gram = Rp 1.863.000

- 5 gram = Rp 4.602.000

- 10 gram = Rp 9.154.000

- 25 gram = Rp 22.839.000

- 50 gram = Rp 45.583.000

- 100 gram = Rp 91.129.000

- 250 gram = Rp 227.754.000

- 500 gram = Rp 454.972.000

- 1000 gram = Rp 908.961.000

Harga Emas Cetak Rekor Tertinggi dalam 7 Pekan

Untuk memperkuat nilai tambah produk emas, Antam terus melakukan inovasi produk dan penjualan.
Untuk memperkuat nilai tambah produk emas, Antam terus melakukan inovasi produk dan penjualan.

Harga emas mencapai tertinggi dalam tujuh minggu terakhir pada perdagangan Jumat (Sabtu waktu Jakarta). Harga emas juga kini berada di jalur mingguan terbaik sejak pertengahan Desember 2020, didukung oleh nilai tukar dolar yang lebih lemah dan penurunan tajam dalam imbal hasil Treasury AS di sesi sebelumnya.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (17/4/2021), harga emas di pasar spot naik 0,8 persen menjadi USD 1.778,04 per ounce, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak 25 Februari di USD 1.783,55. Sepanjang pekan ini, harga emas telah naik 2 persen.

Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup naik 0,8 persen USD 1.780,20.

“Argumen makro untuk emas juga meningkat. Kami (harga emas) siap untuk bergerak menuju USD 1.800," kata Edward Moya, Analis Pasar Senior di OANDA.

"Kami telah membuat banyak investor meninggalkan beberapa posisi karena beberapa penjualan teknis yang ekstrim yang kami lihat dengan hasil Treasury dan itu benar-benar memberikan latar belakang yang kuat di sini untuk harga emas untuk terus terapresiasi," lanjut dia.

Kenaikan harga emas terjadi meskipun ada data penjualan ritel AS yang kuat dan penurunan signifikan dalam klaim pengangguran mingguan. Penurunan imbal hasil obligasi 10-tahun di bawah level kunci 1,60 persen

"Telah memungkinkan harga emas di pasat spot menembus di atas simple moving average (SMA) 50-hari untuk pertama kalinya sejak awal Februari," kata Analis Pasar FXTM Han Tan.

Di sisi fisik, konsumen emas terbesar dunia yaitu China telah memberikan izin kepada bank domestik dan internasional untuk mengimpor emas dalam jumlah besar ke negara itu. Ini dalam potensi kenaikan harga emas.

Sementar itu, harga perak naik 0,6 persen menjadi USD 26,01 per ounce dan naik 3 persen sepanjang minggu ini, menuju kenaikan mingguan terbesar sejak Januari.

Selain harga emas, harga palladium naik 1,2 persen menjadi USD 2.773.92 dan naik lebih dari 5 persen untuk minggu ini. Sedangkan harga platinum 0,8 persen lebih tinggi pada USD 1,202.32.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: