Lagi Sakit, Saksi Nikah Anak Habib Rizieq Tak Penuhi Panggilan Polisi

Dusep Malik, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, pihaknya kembali meminta klarifikasi terhadap enam orang saksi atas kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan pada nikahan anak Habib Rizieq di Petamburan, Sabtu, 14 November 2020.

“Hari ini kita rencanakan ada enam yang dilakukan pemanggilan undangan klarifikasi,” kata Yusri di Mapolda Metro, Rabu, 18 November 2020.

Enam orang saksi yang diminta klarifikasi yaitu saksi nikah, sopir, kenek, pegawai tenda juga ketua panitia dan ahli pidana. Namun, hari ini baru empat orang saksi yang hadir memenuhi undangan klarifikasi.

“Dari keenam ini yang bisa hadir ada empat orang, sementara dua orang memang tidak bisa hadir dengan melayangkan surat,” ujarnya.

Menurut dia, saksi yang tidak hadir yaitu sopir tenda inisial KS karena lagi di luar kota dan saksi nikah yang tidak bisa hadir. Memang, mereka mengirimkan surat pemberitahuan kepada penyidik.

“Kalau saksi sopir tenda ini masih ada di luar daerah, dan saksi nikah tidak bisa hadir karena ada surat sakit dari dokter,” katanya.

Selanjutnya, Yusri mengatakan penyelidik akan memanggil beberapa saksi ahli lain untuk kelengkapan kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan tersebut.

“Setelah itu, direncanakan gelar perkara awal untuk bisa menentukan apakah ini bisa naik ke penyidikan,” katanya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengundang 14 orang untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan, dalam kegiatan pernikahan Syarifah Najwa Shihab putri dari Habib Rizieq di Petamburan. Sejumlah 14 orang itu berasal dari Pemprov DKI Jakarta, panitia pernikahan dan tamu yang hadir.

Sepuluh orang yang hadir pada Selasa, 17 November 2020, di antaranya Gubernur DKI Anies Baswedan, Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin, Kabiro Hukum DKI Jakarta, Camat Petamburan, Lurah Petamburan, Bhabinkamtibmas, RT, RW dan Kepala KUA Tanah Abang, datang memenuhi panggilan klarifikasi.