Lagu Perpisahan Prajurit TNI di Tragedi KRI Nanggala Mengguncang Dunia

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Meski tujuh hari telah berlalu sejak kapal selam militer milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) KRI Nanggala 402 hilang dan tenggelam di dasar perairan utara Laut Bali, pada 21 April 2021. Tapi ternyata kabar duka ini masih menjadi topik pembicaraan masyarakat.

Dan tak cuma masyarakat di Indonesia saja yang membincangkan tragedi yang terjadi di tengah pekat malam itu. Tapi juga masyarakat dunia.

Bahkan, sejak dua hari terakhir ini, dari amatan VIVA Militer, di media-media internasional ada topik yang benar-benar menjadi headline. Yakni kisah tentang prajurit TNI awak KRI Nanggala yang bernyanyi di dalam kapal selam.

Nyanyian karya Endank Sukamti berjudul Sampai Jumpa itu benar-benar mengguncang dunia. Meskipun sampai saat ini belum diketahui pasti kapan sebenarnya awak KRI Nanggala menyanyikan lagu itu.

Media-media besar dunia seperti BBC News, Inggris; CTV News Vancouver Island; CTV London; Newsbreak, Philippines; Chinanews; The Straits Times, Singapore; CTV News Northern Ontario, Canada; DW News, Jerman; Vice World News; TRT World Now; Kaktus Media, Rusia hingga media-media di negeri Afrika sana.

Judul yang dipakai dalam pemberitaan tentang awak KRI Nanggala 402 bernyanyi pun hampir sama, yakni seputar nyanyian yang disebut sebagai salam perpisahan terakhir.

Untuk diketahui, KRI Nanggala 402 hilang dan tenggelam saat akan melakukan penembakan torpedo SUT dalam rangkaian penembakan senjata strategis TNI Angkatan Laut. Kapal selam buatan Jerman ini akhirnya ditemukan pada kedalaman 838 meter di bawah permukaan laut.

Kondisinya saat ditemukan sudah tak utuh lagi, badan hitam KRI Nanggala telah terbelah menjadi tiga bagian. Dan TNI memastikan seluruh awak yang terdiri dari 53 orang gugur dalam tugas dan berstatus on eternal patrol alias patroli abadi.

Baca: Ada Kekuatan Alam Bisa Tarik Jatuh Kapal Selam ke Dasar Laut Bali