Lahan Gambut Milik Masyarakat Terbakar di Riau, 8 Hektare Rusak

Lis Yuliawati, Bambang Irawan (Pekanbaru)
·Bacaan 1 menit

VIVALahan gambut milik masyarakat di kawasan Kelurahan Mundam, Kota Dumai, Provinsi Riau terbakar sejak beberapa hari terakhir.

Meski api dapat dipadamkan namun proses pendinginan titik asap masih dilakukan hingga Senin, 1 Maret 2021.

Proses pemadaman dilakukan oleh Satgas Karlahut melibatkan TNI, Polri, MPA dan BPBD. Berdasarkan luas lahan yang rusak akibat kebakaran tersebut mencapai delapan hektare.

Lahan gambut tersebut terdapat pohon akasia, pohon sawit, semak belukar dan perkebunan nenas.

"Sampai sore tadi tidak ada titik asap. Besok akan kita tinjau kembali untuk melakukan patroli di area kebakaran lahan," kata Kepala BPBD Dumai, Afrilagan kepada VIVA.

Pemadaman api pada lahan yang terbakar dilakukan tim gabungan dengan menggunakan satu unit mesin ministreker milik MPA Kelurahan setempat. Sedangkan area yang terbakar meliputi permukaan bagian atas dan bawah pada lahan gambut.

Sementara itu, dari data BMKG Pekanbaru, Senin, 1 Maret 2021 terpantau titik panas (Hotspot) update pukul 06.00 WIB, terdapat 152 titik panas di Sumatera.

Aceh 8 hotspot, Bengkulu 2, Jambi 2, Lampung 1, Sumatera Barat 6, Sumatera Selatan 10, Sumatera Urtara 23, Kepulauan Riau 25, Bangka Belitung 2 dan Riau 73.