Lahan Sawit di Bogor Jadi Lokasi Hunian Tetap Korban Longsor

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Bogor, telah mendapatkan izin dari PT Perkebunan Nusantara VIII, untuk melakukan penebangan pohon sawit, di mana lahan tersebut akan digunakan untuk hunian tetap (huntap) bagi para korban bencana tanah longsor pada awal 2020 silam.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertamanan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Ajat R Jatnika menjelaskan, pihaknya telah melakukan penandatangan kontrak dengan kontraktor dan pengawas untuk pekerjaan penyiapan lahan (land clearing dan cut and fill).

"Itu lokasinya masuk Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg. Rencananya, Juli sudah bisa dimulai pembangunan huntapnya," kata Ajat, Kamis (2/6).

Kata dia, pembangunan huntap ditargetkan sebanyak 467 unit. Dari jumlah tersebut, 109 di antaranya dikhususkan bagi warga dari Kampung Sinar Harapan, Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya.

"Insya Allah Juli sudah dimulai pembangunannya dan ditarget selesai Desember 2022. Nanti ada 109 unit untuk warga dari Kampung Sinar Harapan. Karena kampung itu zona merah, jadi harus direlokasi," jelas Ajat. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel