Lahm: Kiamat Jika Arsenal Selamat

Liputan6.com, Muenchen : Menjelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions menjamu Arsenal di Allianz Arena, Rabu (13/3/13) besok malam waktu setempat atau Kamis (14/3/13) dinihari WIB, kapten Bayern Muenchen, Philipp Lahm, melontarkan perang urat-syaraf alias psy-war.

Menurut Lahm, kualitas dan materi yang dimiliki skuat asuhan Arsene Wenger tak seimbang dibanding tim asuhan Jupp Heycnkes. Bahkan, dengan nada melecehkan, Lahm menyebut perbedaan kualitas kedua tim itu enormous alias besar sekali.

Karenanya, meskipun besok malam Bayern bakal tampil tanpa sejumlah pemain pilarnya—Bastian Schweinsteiger dan Jerome Boateng terkena suspensi akumulasi kartu dan Franck Ribery dipastikan absen karena cedera plus kondisi Arjen Robben yang masih diragukan—Lahm tetap optimistis dapat menggulung The Gunners.

Perbedaan antara kedua klub terlalu jauh (besar sekali). Arsenal bukan tim yang brilian mengingat di leg pertama mereka tidak pernah mengkreasi peluang. Bayern yang mutlak mengendalikan permainan. Dan gol pertama mengubah situasi dan kondisi permainan, terang Lahm menunjuk gol cepat yang dibukukan Toni Kroos di leg pertama ketika babak pertama baru berjalan tujuh menit.

Lahm mengakui jika kali ini, di leg kedua, Arsenal bakal tampil beda demi berupaya membuat keajaiban—membalikkan keadaan dari tertinggal dua gol dan dituntut mesti mencetak minimal tiga gol—di kandang Bayern.

Di leg kedua Arsenal harus menunjukkan reaksinya. Meskipun kami sangat percaya diri, kami tahu jika mereka bakal menunjukkan harga dirinya dan bermain dengan baik. Akan tetapi, jika kami gagal lolos ke babak perempat final, maka hal itu bakal jadi kiamat. Kegagalan terbesar di sepanjang musim ini, tandas Lahm, 29 tahun. (Mirror)