Lai Kuanlin Kembali Ajukan Gugatan Putus Kontrak dengan Cube Entertainment

DREAMERS.ID - Pasca Wanna One bubar, Lai Kuanlin yang dipersiapkan untuk debut grup baru justru menghadapi sengketa kontrak dengan agensinya, Cube Entertainment. Setelah gugatan pertama ditolak, ia kembali mengajukan banding untuk pemutusan kontrak.

Pada bulan Juli 2019, Lai Kuanlin mengajukan permintaan penghentian kontraknya dengan agensi. Kuasa hukumnya menjelaskan bahwa keputusan itu diambil karena Cube telah melanggar kontrak, termasuk menjual hak manajemennya kepada pihak ketiga, yang mengarah ke Lai Kuanlin kehilangan kepercayaan pada agensi.

Cube menjawab bahwa mereka telah bertindak dengan izin dari Lai Kuanlin. Lalu di bulan November 2019, Pengadilan Distrik Pusat Seoul menolak permintaan Lai Kuanlin untuk menangguhkan kontrak eksklusifnya dengan agensi yang menaungi BTOB itu.

Kemudian pada 19 Mei, Lai Kuanlin melalui Weibo-nya membagikan pernyataan dari kuasa hukumnya, Shanghai TianSun Law Firm dan berkata, “Terima kasih atas kepercayaan dan dorongan yang telah kalian bagikan di masa-masa sulit ini, dan aku akan terus bekerja keras".

Dalam pernyataan itu, kuasa hukumnya menyatakan bahwa mereka sedang mengajukan banding atas penolakan penangguhan kontrak.

Mereka menyatakan, “Klien kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Cube Entertainment atas kesempatan panggung yang mereka berikan. Meskipun kami telah berusaha mencari resolusi damai dengan itikad baik, perselisihan terus berlanjut antara kedua pihak dan telah berdampak buruk pada klien kami. "

Kuasa hukum juga mengungkapkan kelanjutan karir dari kliennya, "Lai Kuanlin akan terus memfokuskan kegiatannya di China dan kembali dengan pekerjaan yang lebih baik di masa depan."

Berita Lainnya :

Seungyoon WINNER Ungkap Motivasi dan Ambisi di Masa Depan

Jika SJ Returns 4 Capai Target Ini, Shindong Minta Siwon Beli Naver TV