Laju Inflasi di Kisaran 4,5% Tahun 2012

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

INILAH.COM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) memprediksi laju inflasi tahun 2012 di kisaran 4,5% plus minus 1%, dengan adanya perlambatan ekonomi global saat ini.

Hal ini disampaikan oleh Dir Riset Ekonomi Bank Indonesia, Perry Warjiyo Rapat Dengar Pendapat Komisi XI DPR tentang evaluasi inflasi 2011 dan prediksi dan antispasi inflasi, di Gedung DPR RI, Rabu (30/11).

"Kami memperkirakan adanya laju inflasi pada tahun 2012 di 4,5% plus minus 1% di tengah adanya perlambatan ekonomi global, namun inflasi bisa naik apabila harga BBM subsidi dan tarif dasar listrik (TDL) naik," ujarnya.

Untuk tekanan inflasi 2012, lanjutnya, masih bisa terkendali. Namun kinerja ekonomi global menurun sehingga menyebabkan ekonomi Indonesia lebih rendah dari perkiraan. Akibatnya tekanan inflasi inti bisa mereda.

"Tetapi dari sisi produksi domestik masih bisa mampu memenuhi permintaan, dan inflasi bahan pangan pun masih terkendali," tegasnya.

Harga BBM subsidi, listrik, dan elpiji bisa naik karena harganya saat ini jauh dibawah tingkat ekonominya. Jika hal tersebut terjadi, maka komoditas strategis lainnya seperti pangan pun bisa naik juga.

Perry menambahkan, harga pangan tahun depan bisa naik, karena faktor dari luar maupun dalam negeri. Jadi diharapkan kebijakan koordinasi pengendalian harga menjadi hal yang penting.

"Maka dari itu perlu adanya penguatan koordinasi kebijakan antar lembaga, dan juga koordinasi kebijakan antara tim pengendali inflasi baik di pusat maupun daerah," jelasnya. [hid]

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...