Lakukan 5 Hal ini untuk Mengajari Anak Bersikap Mandiri sejak Dini

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Mendidik anak memang tak mudah, apa lagi ketika kamu baru saja menjadi orangtua baru yang pastinya ingin melindungi anak setiap saat, dan tidak membiarkan dia melakukan kesalahan ataupun membiarkannya melakukan segalanya sendiri.

Namun, sebagai orangtua, pastinya kamu juga ingin membuat anak jadi bersikap lebih independen seiring bertambahnya usia anak. Tapi tentu saja, itu bukanlah hal yang mudah ketika mengajarkan mereka untuk melakukan semuanya sendiri di usianya yang masih kecil dan sudah terbiasa dibantu setiap saat.

TERKAIT: Jangan Diabaikan, Ini 5 Tanda Anak Sebenarnya Belum Siap Kembali Sekolah Tatap Muka

TERKAIT: 5 Efek Psikologis yang Terjadi Jika Anak Terlalu Sering Dimarahi dan Cara Mencegah Memarahi Anak

TERKAIT: Dapat Merusak Sel Otak, Ini Bahaya Jika Orangtua Sering Membentak Anak

Beberapa di antaranya karena insting sebagai orangtua yang seringkali membuat segalanya lebih mudah bagi mereka, menyelamatkan mereka dari kesalahan mereka, dan membatasi pengalaman mereka dengan perjuangan atau kegagalan.

Dibutuhkan waktu dan upaya untuk membuat anak jadi lebih mandiri dan independen. Percayalah, hal ini sangat berharga jika dilakukan dan dibiasakan sejak dini. Melansir laman Parents, Minggu (17/10), berikut 5 hal sederhana yang bisa kamu lakukan untuk membuat anak menjadi lebih mandiri.

1. Biarkan Mereka Membuat Kesalahan

Ilustrasi anak mandiri/copyrightshutterstock/PR Image Factory
Ilustrasi anak mandiri/copyrightshutterstock/PR Image Factory

Membiarkan anak-anak membuat kesalahan akan mengajari mereka cara untuk berhasil dalam hidup. Ketika mereka membuat kesalahan, beri tahu mereka bahwa itu tidak apa-apa dan bantu mereka melakukan brainstorming bagaimana cara mereka bisa melakukan yang lebih baik di lain waktu.

Pergeseran pola pikir ini bisa menuntun apa saja mulai dari kesalahan kecil. Memang sulit untuk melihat mereka berjuang sendirian. Namun, jika kamu fokus mengajari mereka bahwa kegagalan itu wajar, itu membantu mengembangkan pola pikir mereka, dan mereka akan mampu mengatasi perjuangan apapun dengan percaya diri.

2. Libatkan Anak dalam Tugas Rumah Tangga

Cobalah untuk mendorong anak untuk melakukan tugas-tugas kecil seperti membersihkan mainan setelah bermain, membantu menata bahan makanan di dapur, dan membersihkan kamar mereka.

Pastikan kamu memberi mereka tugas yang sesuai dengan usianya sehingga anak jauh lebih bersedia membantu ketika mereka merasa mampu untuk berkontribusi pada tugas rumahnya.

3. Tawarkan Pilihan dan Kebebasan

Ilustrasi anak mandiri/copyrisghtshutterstock/Dean Drobot
Ilustrasi anak mandiri/copyrisghtshutterstock/Dean Drobot

Menawarkan kebebasan dan membiarkan anak membuat pilihan adalah cara yang bagus untuk membuat mereka bisa berpikir secara mandiri dan independen. Hal ini akan membangun kepercayaan dalam keterampilan pengambilan keputusan mereka, dan membantu membangun rasa tanggung jawab.

Ketika anak dapat membuat pilihan mereka sendiri, ada peluang yang lebih signifikan bagi mereka untuk mengalami konsekuensinya. Memberi banyak kesempatan pada anak untuk membuat pilihan mereka sendiri adalah salah satu cara orangtua dapat menunjukkan kepada anak bahwa preferensi, keinginan, dan kebutuhan mereka dihargai.

4. Beri Mereka Ruang

Anak-anak membutuhkan ruang untuk belajar dan berkembang. Mereka tidak mungkin menjadi lebih mandiri jika mereka tidak pernah memiliki kesempatan untuk benar-benar mandiri.

Dorong kemandirian dengan memberi anak banyak kesempatan untuk mengeksplorasi tanpa terlalu diawasi. Jika mereka bermain di ruangan lain, biarkan mereka bermain tanpa kamu mengawasinya secara terus-menerus.

Cobalah untuk menemukan setidaknya satu cara setiap hari di mana anak dapat mencapai sesuatunya sendiri tanpa orangtua di sisinya.

5. Hindari Over-correcting

Ilustrasi anak mandiri | pexels.com/@ketut-subiyanto
Ilustrasi anak mandiri | pexels.com/@ketut-subiyanto

Sebisa mungkin, hindari mengoreksi anak ketika mereka mencoba melakukan segala sesuatu secara mandiri. Misalnya, ketika kamu meminta anak untuk merapikan tempat tidurnya, dan itu tidak sempurna, tahan keinginan untuk memperbaikinya.

Berusahalah untuk mengingat bahwa kesempurnaan bukanlah tujuan. Tujuannya adalah untuk memungkinkan si kecil mengambil tanggung jawab. Mereka tidak akan mau terus mencoba jika setiap kali mereka melakukannya, mereka dikoreksi.

Penulis: Chrisstella Efivania

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel