Lakukan Penelitian, Dokter Hewan Ini Rela Tidur di Kandang Anjing di Musim Dingin

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Seorang dokter hewan merekam dirinya sendiri saat sedang mengenakan berlapis-lapis pakaian. Ternyata, dokter yang dikenal di media sosial sebagai dr. Ernie Ward ini sedang melakukan sebuah percobaan kecil. Tinggal di Chicago, Illinois, AS, Ernie akan tidur di sebuah kandang anjing di luar rumahnya. Padahal, saat ini adalah musim dingin.

"Jadi, ini akan menjadi rumahku selama aku kuat. Nah baru mulai, sekarang ini 20 derajat Fahrenheit (-6 derajat Celsius)," katanya seperti dikutip dari In the Now.

Dalam waktu 30 menit rebahan di dalam kandang anjing, suhu berubah menjadi 35 derajat Fahrenheit (-3 derajat Celsius). Aku akan sedikit menggigil," katanya.

Saat mengarahkan kamera ke langit-langit kandang, Ernie menunjukkan terdapat es yang mulai terbentuk karena cuaca yang begitu dingin. Menurutnya, cuaca tersebut terlalu dingin bahkan untuk anjing.

"Tidak ada anjing yang secara biologis dapat beradaptasi di cuaca sedingin ini. Mereka akan berusaha untuk bertahan, mereka akan meringkuk, dan sengsara di tengah cuaca dingin," katanya.

Membeku dalam 1 Jam

Setelah 1 jam berada di dalam kandang, Ernie kembali meng-update keadaannya. Tak disangka, suhu semakin dingin hingga Ernie menggigil dan ujung jarinya mulai membeku.

"Ini sudah 1,5 jam aku di sini. Suhu menunjukkan 18 derajat Fahrenheit dan aku sudah kebas. Kaki kanan saya kebas. Dua jam di ini, masih bertahan di suhu 20-21 derajat Fahrenheit," katanya.

Selain itu, dia juga menekankan kalau bulu anjing tidak bisa melindungi dirinya di cuaca yang sedingin itu.

"Kalau ada yang bilang bulu anjing bisa menghangatkan tubuhnya, coba saja pikir apa yang saya kenakan. Dan saya membeku kedinginan," ungkapnya.

Dengan melakukan hal ini, Ernie ingin meningkatkan kepedulian orang-orang di negara dingin untuk berbaik hati kepada binatang di jalanan, terutama di malam hari. Ernie menyarankan untuk menelepon dog shelter ketika melihat ada anjing di luar rumah berkeliaran.

#elevate women