LaLiga Didesak Reformasi: Kurangi Jumlah Laga dan Perbanyak El Clasico

Zulfikar Husein
·Bacaan 1 menit

VIVA – Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) menyerukan agar LaLiga melakukan reformasi besar-besaran. Presiden RFEF, Luis Rubiales, mendesak LaLiga untuk mengurangi jumlah laga dan memperbanyak laga El Clasico antara Real Madrid melawan Barcelona.

Rubiales mengatakan, langkah ini sebagai upaya sepakbola Spanyol menerima evolusi sambil mempertahankan relevansinya. Selain itu, cara tersebut juga bisa digunakan untuk memerangi kemungkinan adanya Liga Super Eropa, yang konsepnya sudah ditolak mentah-mentah oleh FIFA dan UEFA.

Sebelumnya, laporan di Spanyol menyebut, ada konsep dua raksasa Real Madrid dan Barcelona untuk memisahkan diri dari struktur. Namun, wacana tersebut langsung ditentang oleh LaLiga, RFEF, UEFA, hingga FIFA.

Agar tidak menimbulkan polemik lagi, Rubiales pun mencoba menawarkan alternatif baru kepada LaLiga supaya menyesuaikan dengan kemajuan zaman. Lantas, dia meminta LaLiga untuk mengurangi peserta agar jumlah laga dimainkan menjadi lebih sedikit.

"Sepakbola telah berkembang, dan UEFA harus menjadi pihak yang bertanggung jawab atas evolusi ini," kata Rubiales, seperti dikutip Football Espana, Jumat 12 Februari 2021.

"Ya, klub besar perlu bermain karena menarik banyak penonton, tapi saya berharap Liga Super (Eropa) tidak terjadi. Itu berarti liga perlu memikirkan cara mengurangi jumlah laga yang dimainkan," ucapnya

Lebih lanjut, eks bek Levante itu juga memberikan opsi lainnya yang tetap membuat LaLiga menarik. Yaitu pertemuan antara masing-masing klub diperbanyak menjadi tiga kali dan tidak hanya kandang-tandang saja.

"Kami (di Spanyol) memiliki liga dengan 38 pertandingan, dan reformasi hanya dapat dilakukan dengan cara: apakah Anda mengurangi jumlah tim atau Anda mengubah format," ujarnya.

"Kami tidak inhin mengurangi jumlah tim di divisi, jadi Anda harus mencari format lain. Katakanlah, 33 pekan pertandingan yang memungkinkan lebih dari dua kali pertemuan El Clasico dimainkan," jelasnya.

Rubiales meyakini, jika langkah ini segera diterapkan, maka wacana bergulirnya Liga Super Eropa bisa saja menghilang begitu saja.