Lama Tak Keluar Rumah, Seorang Kakek Ditemukan Tewas Membusuk

Merdeka.com - Merdeka.com - Warga sekitar Jalan Demang Lebar Daun Palembang geger dengan penemuan mayat yang sudah membusuk di sebuah rumah. Dugaan sementara, korban tewas akibat sakit. Korban diketahui tinggal di TKP, EF (60), seorang buruh bangunan.

Korban segera dimakamkan setelah keluarga menolak dilakukan visum dan autopsi. Warga awalnya bermaksud untuk menjenguk korban lantaran tak pernah kelihatan sejak tiga hari lalu. Begitu hendak mengetuk pintu, warga mencium bau menyengat dari dalam rumah.

Hal itu membuat warga panik. Berkali-kali mereka memanggil namun tak ada jawaban, sementara pintu terkunci dari dalam. Warga pun memanjat untuk mengintip dari ventilasi.

Saksi kaget bukan kepalang melihat korban sudah tewas dan membusuk. Polisi segera datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah TKP.

Ketua RT setempat menyebut korban cukup lama tak kelihatan untuk sekedar keluar rumah atau beraktivitas sebagai buruh. Korban tinggal seorang diri di kamar itu sehingga membuat warga berinisiatif menjenguknya.

"Kami naik tangga dan korban sudah membusuk. Kami terpaksa mendobrak pintu karena terkunci dari dalam," ungkap Yuni, Jumat (5/8).

Kasatreskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, dari identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Penyidik berkesimpulan kematian korban akibat sakit.

"Kemungkinan besar meninggalnya sudah tiga hari lalu karena sakit. Penyakitnya apa tidak tahu," ujarnya.

Saat dievakuasi, keluarga menolak dilakukan autopsi atau visum terhadap korban dengan membuat surat pernyataan. Alhasil, jenazah diserahkan ke keluarga untuk proses pemakaman.

"Saksi-saksi sudah diperiksa, penyebab kematian korban diduga karena sakit. Kasusnya kami tutup dan tidak menutup kemungkinan diproses jika ditemukan fakta baru," pungkasnya. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel