Lampard Bongkar Aib Chelsea

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Manajer Chelsea Frank Lampard menyebut untuk bersaing menuju gelar juara Premier League dibutuhkan permainan berkecepatan tinggi, lebih cepat, dan memiliki mental kompetitif.

Namun, Lampard mengakui tiga hal itu hilang dalam jiwa para pemainnya pada dua pekan belakangan ini. Chelsea mengalami dua kekalahan beruntun dan kini terlempar ke posisi kedelapan klasemen sementara dengan poin 22 dari 13 laga.

Chelsea sebelumnya dikalahkan Everton 0-1 pada 13 Desember 2020. Gol tunggal Gylfi Sigurdsson membuat The Blues tertunduk di Goodison Park.

Tiga hari kemudian, Chelsea kembali menelan pil pahit. Timo Werner cs tumbang 1-2 dari Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium.

Tragisnya, dalam kekalahan itu Chelsea sempat unggul lebih dulu melalui Olivier Giroud. Namun, tim tuan rumah bangkit dan berhasil membalikkan keadaan melalui Daniel Podence di menit ke-66 dan Pedro Neto pada masa injury time.

"Kami turun satu level dan mendapat hukuman di dua pertandingan terakhir. Tuntutan dasar sepak bola adalah lari berkecepatan tinggi, lebih cepat, dan bersikap kompetitif. Kami menurunkan level kami 15 atau 20 persen," kata Lampard, dalam situs resmi tim.

"Klasemen sangat ketat, jadi kami hanya perlu mengingatkan diri kami sendiri. Kini adalah momen untuk menguji para pemain," sambungnya.

Dini hari nanti, Chelsea akan diuji oleh West Ham United di Stamford Bridge. Kemanangan akan mendongkrak posisi mereke ke lima besar. Namun jika kalah, posisi Chelsea nanti akan digusur West Ham yang kini ada di posisi kesepuluh dengan poin 21.