Lampaui Imajinasi Berpetualang ke Luar Angkasa bersama Lego

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta LEGO baru saja meluncurkan LEGO NASA Space Shuttle Discovery set yang akan membawamu bereksplorasi ke luar angkasa langsung dari rumah. LEGO set terbaru ini sangat ideal untuk orang dewasa. Hasil rekonstruksinya sangat detail dari pesawat ulang-alik STS-31 yang diluncurkan pada April 1990.

Pesawat ulang-alik Discovery dan 5 awaknya ini adalah yang pertama dalam mengorbitkan teleskop Hubble ke luar angkasa. Sejak saat peluncurannya, teleskop ini telah memberikan banyak gambaran soal ruang angkasa kepada masyarakat di Bumi.

Karena itu, banyak terobosan dalam bidang astrofisika dan eksplorasi ruang angkasa. Karena jasanya yang begitu besar, LEGO memberikan penghormatan kepada momen perintis dalam sejarah ruang angkasa, sekaligus memperingati ualng tahun ke-40 sejak penerbangan pesawat ulang-alik pertama di dunia pada 12 April 1981.

Hal ini secara resmi diungkapkan oleh mantan Astronot NASA Dr Kathy Sullivan yang merupakan bagian dari misi NASA STS-31 lebih dari 30 tahun yang lalu, yang meluncurkan Teleskop Hubble -untuk menangkap gambaran alam semesta dan membantu kita memahami lebih banyak tentang dunia.

Replika yang Sangat Detail

Lego menghadirkan LEGO NASA Space Shuttle Discovery set yang akan membawa imajinasimu terbang ke luar angkasa.
Lego menghadirkan LEGO NASA Space Shuttle Discovery set yang akan membawa imajinasimu terbang ke luar angkasa.

LEGO NASA Space Shuttle Discovery terdiri dari 2.354 LEGO blok dan merupakan replika yang sangat mendetail dari pesawat ulang-alik Discovery yang sesungguhnya. Pasalnya, LEGO set ini sangat lengkap dengan peralatan pendaratan dan pintu pesawat yang bisa terbuka satu demi satu. Desain pintu pesawat juga dilengkapi stiker reflektif untuk meniru radiator pendingin seperti pada pengorbit pesawat ulang-alik yang sebenarnya.

Sementara, bagian belakang pesawat Discovery mampu menampung tiga mesin utama yang digunakan untuk meluncur ke orbit. Bagian ini diapit di kedua sisi ekor oleh mesin yang lebih kecil yang dirancang untuk manuver saat berada di dalam orbit maupun untuk keluar dari orbit dan masuk kembali ke atmosfer Bumi di akhir misi.

Permukaan kontrol penerbangan di tepi belakang sayap dan ekor digunakan untuk mengontrol pergerakan pesawat secara vertikal, naik, turun maupun berputar seperti pada pesawat terbang. Kemudi ekor berfungsi sebagai rem kecepatan untuk membantu dalam kontrol pendaratan dan peluncuran di landasan pacu setelah mendarat.

Bukan hanya eksterior LEGO NASA Space Shuttle Discovery yang sangat akurat seperti aslinya, interior dari dek penerbangan atas ke bawah, dek tengah dan keluar ke pintu kompartemen kargo pasti akan menyenangkan mereka para kreator LEGO blok maupun penggemar ruang angkasa. Kabin kru memiliki lima kursi sesuai dengan jumlah astronot dalam misi STS-31, lengkap dengan penerbang dan lengan robot (Remote Manipulator System, atau RMS) serta panel kontrol. Sementara itu di tengah dek berisi loker penyimpanan pesawat untuk kebutuhan dan peralatan misi, ruang untuk lima anggota kru dan airlock ke kompartemen kargo.

Koleksi LEGO set yang detail juga diterapkan pada teleskop luar angkasa Hubble, dengan cermin berengsel seperti aktual teleskop, susunan panel surya berwarna emas serta desain silver metalik yang reflektif dan realistis. Bagian teleskop dapat disimpan di kompartemen kargo yang bisa terhubung ke lengan RMS untuk diluncurkan seperti pada misi STS-31. Teleskop ini juga dapat ditampilkan secara terpisah dari pesawat ulang-alik Discovery, seperti sedang mengorbit di ruang angkasa dan menjalankan misi pentingnya untuk mendokumentasikan bintang-bintang dan alam semesta.

Kolaborasi dengan Dr Kathy Sullivan

Kolaborasi LEGO dengan Dr Kathy Sullivan
Kolaborasi LEGO dengan Dr Kathy Sullivan

Untuk merayakan peluncurannya, LEGO Group berkolaborasi dengan Mantan Astronot NASA Dr. Kathy Sullivan untuk berbagi detail pengalamannya saat menjalani misi NASA STS-31.

Wawancara dengannya bisa Sahabat Fimela lihat di lego.com/gobeyond. Dalam wawancara tersebut, Kathy mengungkapkan tentang misi luar biasa saat meluncurkan Hubble. Wawancara ini juga menekankan tentang harapanmya untuk mendorong anak muda berkarier di bidang Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika.

"Saya sangat senang melihat pesawat ulang-alik dalam bentuk LEGO blok ini, dan sangat terkesan dengan jumlah detail rumit yang telah berhasil mereka buat ulang dari modul tempat kami biasa tidur dan makan melalui apa yang kami sebut "kios susu" pada teleskop. Dengan melihat model ini, Saya senang bisa mengenang pengalaman Saya di ruang angkasa saat meluncurkan teleskop untuk pertama kalinya. Hubble jelas merupakan puncak karir saya. Model LEGO ini akan sangat menarik untuk mereka para kreator LEGO blok dan penggemar ruang angkasa karena mereka bisa membayangkan perjalanan ruang angkasa dan mempelajari lebih lanjut tentang misi terkenal dengan cara yang menyenangkan," ungkap Kathy.

LEGO NASA Space Shuttle Discovery set tersedia di LEGO Certified Stores di Indonesia mulai April 2021.

#elevate women