Lampu Belakang Bermasalah, Tesla Tarik 321.000 Unit Model 3 dan Model Y

Merdeka.com - Merdeka.com - Merek mobil listrik Tesla milik Elon Musk dikabarkan menarik kembali lebih dari 321 ribu unit mereka karena adanya kesalahan perangkat lunak yang menyebabkan eror berupa lampu belakang yang mati-nyala di unit Model 3 2023 dan Model Y 2020 hingga 2023.

Dilansir dari The Verge, Senin (21/11), hal itu diungkapkan oleh Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) pada Sabtu (19/11).

"Ini dapat meningkatkan risiko tabrakan dalam kondisi gelap," kata NHTSA dalam sebuah pernyataan.

Tesla pun mengiyakan bahwa lampu belakang di satu atau kedua sisi kendaraan "sebentar-sebentar menyala" karena masalah yang dapat menyebabkan deteksi kesalahan palsu selama berkendara.

Kendati demikian, Tesla belum menerima laporan cedera atau kecelakaan terkait masalah ini. Seperti kebanyakan penarikan yang dilakukan Tesla, perusahaan mengatasi masalah tersebut dengan pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA).

Selain itu, penarikan ini merupakan ke-19 kalinya bagi Tesla selama hampir satu tahun ini. Pekan lalu, mereka menarik kembali hampir 30 ribu kendaraan Model X karena masalah tidak terpasangnya airbag penumpang depan dengan benar dalam tabrakan berkecepatan rendah, yang berpotensi mengakibatkan cedera, terutama jika ada anak kecil di kursi depan.

Perusahaan juga telah menarik lebih dari 40.000 mobil Model X dan S karena masalah yang dapat menyebabkan hilangnya power steering saat berkendara di jalan bergelombang atau setelah melewati lubang.

Reporter magang: Dinda Khansa Berlian [faz]