Lampu Hijau Liga 1 Tergantung Kesuksesan Piala Menpora

Muchamad Syuhada, Lucky Aditya (Malang)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali mengecek langsung penerapan protokol kesehatan di Stadion Gajayana, Kota Malang. Tempat ini menjadi venue latihan tim-tim yang tergabung di grup B Piala Menpora.

Saat peninjauan tim Borneo FC sedang menjalani sesi latihan pagi, Jumat, 26 Maret 2021. Semua pemain, tim pelatih dan ofisial tim menjalani serangkaian protokol kesehatan.

Pertama mereka sudah dinyatakan negatif melalui swab antigen, berangkat dari hotel dengan menggunakan dua bus karena memperhatikan jaga jarak. Sesampainya di Stadion Gajayana, mereka disterilisasi dengan disemprot desinfektan. Kemudian melakukan pengecekan suhu tubuh. Setelah semua dinyatakan aman baru boleh melakukan latihan.

Menpora dalam kesempatan tersebut didampingi langsung Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto.

"Dari pemantauan kami sejak turnamen dibuka 21 Maret sampai hari ini. Khusus untuk penerapan protokol kesehatan di tempat pelaksanaan pertandingan, di tempat penginapan dan tempat latihan dijalankan sesuai janji dan pemaparan PSSI dan Panitia ketika rapat koordinasi Kemenpora di Mabes Polri sebelum izin diterbitkan," kata Zainudin Amali.

Zainudin Amali mengatakan Piala Menpora adalah ajang turnamen pra musim sebagai persiapan menuju Liga 1 dan Liga 2. Turnamen ini menjadi ujian karena kegiatan olahraga pertama yang digelar di tengah pandemi COVID-19.

"Maka saya wanti-wanti betul kepada pssi dan LIB sebagai penyelenggara ini harus dijalankan sesuai dengan komitmen karena ini ujian. Kalau PSSI, LIB sebagai penyelenggara bisa sesuai dengan apa yang disampaikan kepada kami (Kemenpora) Kapolri, maka untuk kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Insya allah izin akan terbit," ujar Zainudin Amali.

Dia juga mengapresiasi kepada seluruh suporter tim di Piala Menpora karena rela tidak melihat tim idola secara langsung di stadion. Menurutnya, komitmen bersama antara penyelenggara dan suporter untuk pertandingan tanpa penonton harus terus dijaga. Sebab, aturan ini demi mencegah munculnya klaster baru penularan COVID-19.

"Jika turnamen pra musim Piala Menpora ini tidak sukses dan muncul masalah signifikan, maka tentu akan dipertimbangkan kembali. Yang paling penting dari pengamatan kami, sejak dimulai. Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada panitia dan suporter, mendukung tim masing sudah rela nonton dari rumah saja. Montribusi mereka ini sangat signifikan, dengan mereka tidak datang berkerumun," tutur Zainudin Amali.