Lampu Overheat Menyala, Belum Tentu Radiator Mobil Rusak

Krisna Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pada panel instrumen yang ada di balik setir mobil, ada beberapa lampu indikator yang sengaja dipasang pabrikan untuk memberi informasi pada pengemudi.

Biasanya nyala lampu disesuaikan dengan kondisinya, hijau berarti aman, kuning artinya waspada dan merah tanda bahwa ada masalah yang harus segera diselesaikan.

Salah satu indikator yang menyala saat mesin hendak dihidupkan, yakni suhu mesin. Logo yang digunakan adalah alat pengukur suhu atau thermometer.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Seva.id, Selasa 9 Maret 2021, lampu ini akan menyala sebentar ketika mobil baru saja dihidupkan, sebagai penanda bahwa bohlamnya berfungsi.

Ada juga mobil yang penanda suhunya hanya mengandalkan jarum dengan warna merah di bagian ujung atas. Pada sebagian mobil keluaran terbaru, titik normalnya adalah apabila jarum berada di posisi tengah.

Saat sedang berkendara, bisa saja tiba-tiba lampu tersebut menyala. Ini berarti ada masalah pada mesin, di mana jantung pacu itu mengalami panas berlebih.

Jika terjadi hal seperti ini, yang biasa dilakukan pemilik adalah memeriksa radiator, memastikan bahwa tidak ada kebocoran atau penyumbatan.

Namun, tidak selalu panas mesin berlebih diakibatkan oleh sistem pendingin tersebut. Pada beberapa kasus, ada yang ditimbulkan oleh salah pemilihan pelumas.

Selain melumasi komponen mesin yang bergerak cepat, oli juga berfungsi sebagai penjaga suhu. Jika oli yang digunakan bermasalah, maka bisa terjadi gesekan berlebih dan berdampak pada naiknya temperatur.

Jika oli tidak bermasalah dan kuantitasnya masih sesuai takaran, coba periksa tali kipas atau biasa disebut dengan nama fan belt.

Komponen ini berguna untuk memutar kipas pendingin, dan juga pompa air radiator. Jika ada masalah, maka aliran air jadi kurang lancar dan berpengaruh pada naiknya suhu mesin.