Lampung optimistis panahan raih emas PON Papua

·Bacaan 1 menit

Pelatih Kepala tim panahan Lampung, Puryoto, mengatakan, ia optimistis tim asuhannya bisa meraih medali emas cabang olahraga panahan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

"Kami bertekad untuk bertanding sebaik mungkin dan mencapai target yang diberikan KONI Lampung yakni satu medali emas," katanya di Bandarlampung, Senin.

Ia menyebutkan peluang meraih medali emas ada di nomor beregu putri melalui trio srikandi Suci Dwi Megasari, Mesra Ayuni, dan Feni.

Ia meyakini secara beregu, tim putri Lampung akan membuktikan bahwa di PON nanti akan tampil maksimal dan bisa mengulang prestasi di Kepulauan Riau beberapa waktu lalu.

Pada Kejuaraan Panahan di Kepulauan, Trio Srikandi ini memperoleh medali emas.dengan mengalahkan unggulan-unggulan, seperti atlet PON dari Jawa Tengah.

"Ya kalau mengacu pada penampilan mereka terakhir di Kepulauan Riau, maka kami cukup yakin bisa berprestasi lebih baik di PON Papua nanti. Karena kami mendapatkan pengalaman yang baik, setelah mampu mengalahkan tim dari Jateng yang menjadi unggulan dan belakangan prestasinya makin menanjak," ujar Puryoto.

Atlet panahan putri Lampung yang dipersiapkan ke PON Papua saat ini melakukan latihan mandiri di lapangan panahan PPLP di Kompleks PKOR Way Halim, Bandarlampung, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Latihan dilakukan secara rutin setiap hari kecuali hari Minggu," katanya.

Ia mengatakan saat ini atlet dalam kondisi sehat dan akan terus berusaha menjaga protokol kesehatan dengan baik.

"Mendekati PON makin berat latihannya, dan diharapkan penampilan terbaik mereka nanti di PON Papua, dan mampu menjadi yang terbaik tentunya. Soal target medali emas, saya masih optimistis dapat diraih," tambahnya.


Baca juga: Aceh andalkan dua atlet putri raih medali emas kempo PON Papua
Baca juga: Aceh bidik sedikitnya satu medali perunggu dayung PON Papua
Baca juga: Aceh target 15 medali emas pada PON Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel