Lanal Bengkulu siapkan posko vaksinasi di dua terminal bus

·Bacaan 1 menit

Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu mendirikan dua posko vaksinasi di dua terminal bus di Kota Bengkulu jelang mudik Idul Fitri 1443 Hijriah.

Komandan Lanal Bengkulu Letkol Laut (P) Nyoman Gede Pradyana A.S di Bengkulu, Sabtu, mengatakan bahwa posko vaksinasi tersebut didirikan bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melaksanakan vaksinasi COVID-19.

Selain itu, juga memudahkan calon penumpang yang belum menerima vaksinasi dosis pertama, kedua, dan ketiga untuk menerima vaksin yang merupakan syarat utama melakukan perjalanan jauh atau mudik.

Baca juga: TNI AL salurkan 30 ribu dosis vaksin untuk Trenggalek

"Kegiatan serbuan vaksin merupakan salah satu program pemerintah yang juga merupakan perintah dari pimpinan TNI Angkatan Laut yang bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat yang belum menerima serbuan vaksinasi," kata Nyoman Gede.

Dalam kegiatan tersebut pihaknya menyediakan tiga jenis dosis vaksin COVID-19 yaitu jenis Pfizer, Sinovac, dan AstraZeneca.

Baca juga: Lantamal III gelar vaksinasi di Cianjur untuk 4.000 warga

"Kami menyediakan 60 dosis vaksin di masing-masing terminal bus setiap harinya hingga 30 April, namun jika masyarakat antusias mengikuti vaksinasi maka dosis vaksin akan ditambah," katanya.

Staf Operasional PO SAN Kota Bengkulu Fredi Febrianto menyebutkan bahwa posko vaksinasi tersebut membantu calon penumpang untuk memenuhi syarat sebelum melakukan perjalanan.

Sesuai dengan aturan pemerintah bahwa pelaku perjalanan yang belum menerima vaksinasi dosis pertama, kedua, dan ketiga harus melakukan tes usap antigen dan PCR.

Baca juga: Kasal : TNI AL sudah vaksin 1 juta orang di Indonesia

"Sebab saat penyekatan di Bakauheni Provinsi Lampung tidak terhambat atau dilakukan vaksinasi di lokasi tersebut sebab sangat memakan waktu," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel